Mengenal TATP, Bahan Baku Peledak Berjuluk "Mother of Satan" yang Ditemukan di Bekas Markas FPI

Kompas.com - 28/04/2021, 12:25 WIB
Penggeledahan dilakukan di bekas Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat pasca Munarman ditangkap. Polisi menemukan sejumlah bahan kimia berbahaya seperti cairan hingga serbuk putih. Adapun, Munarman ditangkap karena diduga terkait aksi terorisme. ISTIMEWAPenggeledahan dilakukan di bekas Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat pasca Munarman ditangkap. Polisi menemukan sejumlah bahan kimia berbahaya seperti cairan hingga serbuk putih. Adapun, Munarman ditangkap karena diduga terkait aksi terorisme.

KOMPAS.com - Tim Densus 88 Polri menemukan bahan baku peledak saat melakukan penggeledahan di bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2021).

Penggeledahan dilakukan berkaitan dengan penangkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman terkait dengan kasus kegiatan baiat terhadap Negara Islam di Irak dan Suriah atau ISIS yang dilakukan di Jakarta, Makassar, dan Medan.

"Ada beberapa botol plastik yang berisi cairan TATP. Cairan TATP ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan dikutip dari Antara.

Baca juga: Profil Munarman, Mantan Sekum FPI yang Ditangkap Densus 88 Terkait Kasus Terorisme

Selain TATP tersebut tim Densus 88 juga menemukan bahan baku peledak lainnya.

"Beberapa tabung yang isinya adalah serbuk yang dimasukkan di dalam botol-botol yang serbuk tersebut mengandung nitrat yang sangat tinggi, jenis aseton, dan itu juga akan didalami oleh penyidik," tambahnya.

Lantas, apa itu TATP?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijuluki "Mother of Satan"

Dosen di Departemen Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Chairil Anwar menjelaskan, TATP atau Triacetone Triperoxide ialah senyawa peroksida.

Senyawa tersebut, kata Anwar, sangat mudah meledak.

"Triacetone Triperoxide, hampir semua senyawa peroksida mudah meledak," ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/4/2021).

Menurut Anwar, selain sifatnya yang mudah meledak, TATP tersebut juga memiliki daya ledak yang cukup tinggi atau "high explosive".

Baca juga: Bisakah Warga Sipil Patungan Beli Kapal Selam? Ini Penjelasan TNI AL

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X