Kompas.com - 23/04/2021, 11:05 WIB
Cara menyimpan tomat Unsplash/Sheelah BrennanCara menyimpan tomat

KOMPAS.com - Tomat adalah buah yang tidak tahan lama. Disimpan di suhu ruang hanya bertahan beberapa hari, begitu juga ketika disimpan di lemari pendingin

Padahal tomat adalah buah penting yang hampir selalu dibutuhkan dalam menggenapi sajian-sajian dapur.

Entah digunakan untuk melengkapi sambal, menyegarkan sayur dan olahan lauk pauk, atau diolah menjadi smoothies yang segar.

Beberapa ahli mengatakan bahwa metode terbaik penyimpanan tomat justru tidak menggunakan bantuan lemari pendingin.

Tomat yang disimpan di suhu ruang, memiliki citarasa dan tekstur yang lebih segar.

Berikut ini, adalah metode terbaik menyimpan tomat ala petani tomat, dilansir dari laman Real Simple

Baca juga: Timun, Tomat, Jagung, Cabai, Labu, Termasuk Buah atau Sayur?

1. Dinginkan dengan cara alami

Jika Anda memanen tomat dari kebun sendiri, langsung letakkan tomat di bagian rumah yang paling teduh, lembab dan bersuhu sejuk.

Pasca dipanen, tomat akan menaikkan suhu di permukan buahnya. Jika tak distabilkan, maka tomat akan semakin matang dan cepat membusuk.

Hindarikan meletakkan tomat yang habis dipetik di bawah sinar matahari. Sinar matahari bisa menyumbang tambahan panas dan membuat usia simpan tomat tak bisa lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X