Panduan Pengisian e-HAC, Syarat Perjalanan Pengetatan Mudik 2021

Kompas.com - 23/04/2021, 09:00 WIB
Aplikasi e-HAC Aplikasi e-HACAplikasi e-HAC

 KOMPAS.com - Pemerintah telah merilis Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Ramadhan.

Aturan ini dikeluarkan berdasarkan hasil Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub terkait Survei Pasca Penetapan Peniadaan Mudik Selama Lebaran 2021.

Dalam survei tersebut, ditemukan bahwa masih ada kelompok masyarakat yang hendak mudik pada rentang waktu H-7 dan H+7 pemberlakuan peniadaan mudik.

Salah satu syarat untuk bepergian bagi pelaku perjalanan udara dan laut adalah kewajiban mengisi e-HAC.

E-HAC merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dari kartu manual yang sebelumnya digunakan.

Berikut panduan mengisi e-HAC:

Baca juga: Ada Pengetatan, Simak Aturan Syarat Perjalanan Mulai 22 April 2021

Melalui aplikasi

Berikut panduan mengisi e-HAC melalui aplikasi EHAC Indonesia:

  1. Langkah pertama untuk mengisi e-HAC menggunakan aplikasi pada ponsel adalah mengunduh aplikasi "EHAC Indonesia" di Google Store atau Apple Store.
  2. Setelah diunduh, lakukan setting aplikasi meliputi pemilihan bahasa, registrasi user atau pengguna baru, dan setting lokasi perangkat.
  3. Setelah selesai melakukan setting awal, maka akan tampil halaman utama e-HAC. Untuk membuat Kartu Kewaspadaan Kesehatan Elektonik e-HAC maka pilih tombok "visitor" atau "pengunjung".
  4. Selanjutnya, akan muncul pilihan beberapa tombol yakni: Data Profil (untuk masuk halaman profil)
  5. Panik (untuk ditekan saat kondisi darurat dan butuh bantuan medis
  6. Tombol HAC: Pilih tombol HAC untuk mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan
  7. Setelah memilih Tombol HAC, selanjutnya akan muncul 2 pilihan yakni:
  8. HAC Indonesia: untuk membuat kartu e-HAC saat berkunjung ke Indonesia dari luar negeri
  9. HAC Domestik Indonesia: untuk membuat Kartu eHAC saat akan bepergian antar kota di Indonesia
  10. Isi data diri pada form registrasi yang muncul meliputi nama, usia, jenis kelamin, negara, nomor identitas, lokasi tujuan, perkiraan waktu kedatangan, kendaraan, dan sebagainya. Jika sudah, klik "Selanjutnya".
  11. Isi form registrasi mengenai lokasi asal dan jika sudah selesai klik selanjutnya.
  12. Isi form mengenai gangguan kesehatan yang dialami dengan menandai check box yang sesuai gejala yang dirasa, dan kosongi jika tak ada gejala. Selanjutnya klik Submit.
  13. Anda akan dibawa kembali ke halaman HAC dan di situ akan tampil Kartu Kewaspadaan Kesehatan E-HAC yang baru dibuat.
  14. Pilih HAC untuk membuka menu pilihan dan akan muncul pilihan:
  15. Lihat HAC: untuk menampilkan informasi pada HAC dan menampilkan barkode HAC yang digunakan untuk ditunjukkan kepada petugas saat check point pemeriksaan
  16. Hapus HAC: bila ternyata ada informasi yang salah

Baca juga: Berlaku Mulai 22 April, Ini Aturan Baru soal Larangan Mudik Lebaran 2021

Melalui web e-HAC

Berikut cara mengisi e-HAC melalui web www.inahac.kemkes.go.id:

  1. Buka laman www.inahac.kemkes.go.id.
  2. Klik tombol "Get Started".
  3. Pilih Sign Up untuk memulai pendaftaran dengan mengisi e-mail dan password
  4. Masuk ke dashboard pengguna melalui alamat: https://inahac.kemkes.go.id/webhac.
  5. Pilih tombol "Domestik" atau dari menu dropd own klik "My eHAC", lalu menu "Create eHAC Domestik".
  6. Bila Anda dari luar negeri, pilih tombol "Foreign" atau klik dari menu drop down "My eHAC", pilih menu "Create eHAC Foreign".
  7. Selanjutnya akan muncul form pertama berupa isian data e-HAC Domestik.
  8. Isi data yang tersedia meliputi data pribadi dan lokasi tujuan, jika sudah klik "Next".
  9. Selanjutnya, isi form kedua yang meliputi data daerah asal, jika sudah klik "Next".
  10. Form selanjutnya adalah form deklarasi kesehatan. Isi gejala kesehatan yang Anda alami dengan sebenar-benarnya, kosongkan pilihan jika tak merasakan gejala, selanjutnya klik "Next".
  11. Selanjutnya, Anda diminta untuk menyatakan kebenaran informasi yang sudah diisikan pada form-form sebelumnya. Jika masih ragu, Anda dapat kembali memeriksa isian sebelumnya dengan menekan tombol "Previous".
  12. Bila informasi yang Anda isikan sebelumnya sudah sesuai, tandai check box persetujuan dan pilih tombol "Finish" pada bagian bawah form, untuk mengirim data yang Anda isi serta menampilkan HAC yang dibuat.
  13. Jika HAC yang Anda buat berhasil, maka akan tampil pada layar perangkat pemberitahuan, bahwa HAC berhasil dibuat.
  14. Pilih tombol untuk download HAC sesuai bahasa pengantar yang diinginkan.

Anda dapat mencetak HAC yang dibuat untuk diperlihatkan kepada petugas di tempat pemeriksaan, atau Anda dapat juga mendownloadnya dan menyimpannya ke ponsel untuk memudahkan membawanya.

Baca juga: Makin Ketat, Ini Syarat Pelaku Perjalanan Kendaraan Pribadi Mulai 22 April 2021


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Gotong Royong: Jadwal, Harga, dan Vaksin yang Digunakan

Vaksinasi Gotong Royong: Jadwal, Harga, dan Vaksin yang Digunakan

Tren
Update Corona Global 11 Mei 2021: 4.000 Pelaku Mudik Positif Covid-19 | Malaysia Kembali Lockdown Nasional

Update Corona Global 11 Mei 2021: 4.000 Pelaku Mudik Positif Covid-19 | Malaysia Kembali Lockdown Nasional

Tren
Kisah di Balik Kolaborasi 'Tahilalats' dan Coldplay untuk 'Higher Power'

Kisah di Balik Kolaborasi "Tahilalats" dan Coldplay untuk "Higher Power"

Tren
Asal Kata dan Sejarah Mudik, Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Lebaran

Asal Kata dan Sejarah Mudik, Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Lebaran

Tren
Kuota Gratis Kemendikbud Cair Pagi Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Kuota Gratis Kemendikbud Cair Pagi Ini, Berikut Cara Cek, Syarat, hingga Kuota yang Didapatkan

Tren
Seleksi Dibuka Mei 2021, Ini Kategori yang Berhak Mendaftar PPPK Guru

Seleksi Dibuka Mei 2021, Ini Kategori yang Berhak Mendaftar PPPK Guru

Tren
Sore Ini Sidang Isbat Idul Fitri 2021, Ini Link Live Streaming-nya!

Sore Ini Sidang Isbat Idul Fitri 2021, Ini Link Live Streaming-nya!

Tren
[POPULER TREN] Jadwal Operasional Pos Indonesia, SiCepat, dan JNE Selama Libur Lebaran 2021 | Video Viral Rombongan Mudik Jokowi

[POPULER TREN] Jadwal Operasional Pos Indonesia, SiCepat, dan JNE Selama Libur Lebaran 2021 | Video Viral Rombongan Mudik Jokowi

Tren
Besok Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2021, Ini Link Live Streaming dan Tahapannya

Besok Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2021, Ini Link Live Streaming dan Tahapannya

Tren
Mengenang Rachel Corrie, Pejuang Palestina yang Tewas Dilindas Buldoser Israel

Mengenang Rachel Corrie, Pejuang Palestina yang Tewas Dilindas Buldoser Israel

Tren
5 Perpustakaan Terbesar dan Termegah di Dunia

5 Perpustakaan Terbesar dan Termegah di Dunia

Tren
Ingat, Cuti Bersama Libur Lebaran untuk ASN Hanya 12 Mei 2021

Ingat, Cuti Bersama Libur Lebaran untuk ASN Hanya 12 Mei 2021

Tren
INFOGRAFIK: Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi Dilarang

INFOGRAFIK: Mudik Lokal di Wilayah Aglomerasi Dilarang

Tren
Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Diderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Mengenal Kanker Getah Bening, Penyakit yang Diderita Randi Bachtiar, Suami Tasya Kamila

Tren
Mengenang Kembali Mudik Naik KA Ekonomi, Berdesakan hingga Kecopetan...

Mengenang Kembali Mudik Naik KA Ekonomi, Berdesakan hingga Kecopetan...

Tren
komentar
Close Ads X