Meninggal Dunia, Berikut Kiprah dan Perjalanan Hidup Sastrawan Radhar Panca Dahana...

Kompas.com - 22/04/2021, 22:52 WIB
Pembacaan puisi spiritual oleh Radhar Panca Dahana dalam ?LaluKau? di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (19/20/2020) malam. Karya panggung terbaru dari Teater Kosong ini mengungkapkan perjalanan spiritual Radhar Panca Dahana yang kontemplatif tentang hidup dan proses berkaryanya. LaluKau merupakan buku keempat dari tetralogi puisi Radhar Panca Dahana dengan tajuk ?Lalu?. KOMPAS/PRIYOMBODOPembacaan puisi spiritual oleh Radhar Panca Dahana dalam ?LaluKau? di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (19/20/2020) malam. Karya panggung terbaru dari Teater Kosong ini mengungkapkan perjalanan spiritual Radhar Panca Dahana yang kontemplatif tentang hidup dan proses berkaryanya. LaluKau merupakan buku keempat dari tetralogi puisi Radhar Panca Dahana dengan tajuk ?Lalu?.

Tidak diizinkan orangtuanya

Radhar harus kembali ke bangku sekolah. Pendidikan SLTA-nya (melalui SMA 11 Jakarta, SMA 46 Jakarta, dan sebuah SMA di Bogor) dihabiskan dalam waktu enam tahun.

Menurutnya, hal itu adalah buah dari kekecewaannya karena tidak diizinkan bekerja oleh orang tuanya.

Sejak SD, wataknya yang memberontak dan ingin "menguasai" publik membuatnya tidak disukai oleh teman-temannya.

Di SMA, ia kerap bertengkar dengan guru dan menolak sistem sekolah.

Baca juga: Mengenang 23 Tahun Kepergian Kasino Warkop...

Hal itu tidak mengherankan karena Radhar yang senang membaca buku berat, seperti pemahaman Ivan Illic tentang formalisme pendidikan dalam Bebas dari Sekolah dan pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan Kaum yang Tertindas, tanpa mencernanya.

Radhar Panca Dahana saat itu dekat dengan Noorca M. Masardi, Anto Baret, dan W.S. Rendra. Ketiga orang itulah yang membantunya dengan memberi nasihat mengenai apa yang patut diperbuatnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah lulus SMA, ia pun memutuskan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Tetapi, harapannya untuk diterima di Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Padjadjaran, sirna.

Setelah itu, ia kembali mencoba masuk ke perguruan tinggi, kali ini ke Universitas Indonesia (UI). Ia diterima di sosilogi UI dan mata kuliahnya diselesaikan dalam waktu 2,5 tahun.

Pada 1997, Radhar melanjutkan studi di Ecole des Hautes Etudes en Science Sociales, Perancis, dengan meriset postmodernisme di Indonesia.

Baca juga: Mengenang Pelawak Basuki, Pemeran Mas Karyo di Sinetron Si Doel Anak Sekolahan...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[HOAKS] Bantuan UMKM Rp 2,1 Juta, Pendaftaran Mulai 14-20 Juni

[HOAKS] Bantuan UMKM Rp 2,1 Juta, Pendaftaran Mulai 14-20 Juni

Tren
Penjelasan BMKG soal Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto Sulawesi Selatan

Penjelasan BMKG soal Viral Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto Sulawesi Selatan

Tren
Ramai soal Noda di Mata Saat Melihat Pemandangan Terang, Apa Itu?

Ramai soal Noda di Mata Saat Melihat Pemandangan Terang, Apa Itu?

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Kecelakaan Pesawat British European Airways, 118 Orang Tewas

Hari Ini dalam Sejarah: Kecelakaan Pesawat British European Airways, 118 Orang Tewas

Tren
UPDATE Corona 18 Juni: Inggris Alami Lonjakan Kasus Tertinggi sejak Februari | Covid-19 di Indonesia Dekati 2 Juta

UPDATE Corona 18 Juni: Inggris Alami Lonjakan Kasus Tertinggi sejak Februari | Covid-19 di Indonesia Dekati 2 Juta

Tren
Menilik Efektivitas Vaksin dalam Menangkal Virus Corona Varian Delta...

Menilik Efektivitas Vaksin dalam Menangkal Virus Corona Varian Delta...

Tren
Siap-siap, Facebook Rilis Fitur Podcast Mulai 22 Juni 2021

Siap-siap, Facebook Rilis Fitur Podcast Mulai 22 Juni 2021

Tren
[POPULER TREN] Gejala Virus Corona Varian Delta dan Bahayanya | Formasi CPNS 2021

[POPULER TREN] Gejala Virus Corona Varian Delta dan Bahayanya | Formasi CPNS 2021

Tren
Dari Alpha sampai Lambda, Ini Nama dan Varian Lengkap SARS-CoV-2

Dari Alpha sampai Lambda, Ini Nama dan Varian Lengkap SARS-CoV-2

Tren
60 Persen Produk Nestle Disebut Tidak Sehat, Ini Kata Nestle, BPOM, dan BPKN

60 Persen Produk Nestle Disebut Tidak Sehat, Ini Kata Nestle, BPOM, dan BPKN

Tren
Pertimbangkan Baik-baik, Lolos Jadi PNS Tidak Boleh Pindah Minimal 10 Tahun

Pertimbangkan Baik-baik, Lolos Jadi PNS Tidak Boleh Pindah Minimal 10 Tahun

Tren
Viral, Video Beli Sepeda Motor Pakai Uang Pecahan Rp 2.000

Viral, Video Beli Sepeda Motor Pakai Uang Pecahan Rp 2.000

Tren
Kucing Juga Bisa Demam, Ini Cara Mengatasinya

Kucing Juga Bisa Demam, Ini Cara Mengatasinya

Tren
INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Rabies, Gejala Terinfeksi, hingga Pencegahannya

INFOGRAFIK: Mengenal Apa Itu Rabies, Gejala Terinfeksi, hingga Pencegahannya

Tren
Studi: Varian Delta Picu Kenaikan 50 Persen Kasus Covid-19 di Inggris

Studi: Varian Delta Picu Kenaikan 50 Persen Kasus Covid-19 di Inggris

Tren
komentar
Close Ads X