Saat Kasus Covid-19 Melonjak di India, "Itu adalah Hari yang Menyayat Hati bagi Saya..."

Kompas.com - 20/04/2021, 19:05 WIB
Pekerja medis membawa jenazah korban Covid-19 di krematorium New Delhi, India, pada 19 April 2021. Ibu kota India itu menerapkan lockdown sejak Senin malam untuk mencegah kolapsnya sistem kesehatan. AP PHOTO/Manish SwarupPekerja medis membawa jenazah korban Covid-19 di krematorium New Delhi, India, pada 19 April 2021. Ibu kota India itu menerapkan lockdown sejak Senin malam untuk mencegah kolapsnya sistem kesehatan.

KOMPAS.com - India berada di bawah cengkeraman gelombang kedua Covid-19 yang mematikan.

Negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh, termasuk yang paling parah terkena dampak gelombang kedua di negara itu.

Kendati demikian, pihak berwenang bersikeras mengatakan bahwa situasinya terkendali.

Baca juga: Gejala Baru Covid-19 Saat Terjadi Gelombang Kedua di India, Apa Saja?

Seorang warga bernama Niranjan Pal Singh (58), meninggal dunia pada Jumat (16/4/2021), di ambulans saat dibawa dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain.

Mereka telah ditolak oleh empat rumah sakit karena kekurangan tempat tidur.

"Itu adalah hari yang menyayat hati bagi saya," kata anak Niranjan, Kanwal Jeet Singh, dikutip dari BBC, Selasa (20/4/2021).

"Saya yakin jika dia menerima perawatan tepat waktu, dia akan hidup. Tapi tidak ada yang membantu kami, polisi, otoritas kesehatan atau pemerintah," lanjut dia.

Dengan penduduk 240 juta orang, Uttar Pradesh adalah negara bagian terpadat di India.

Jika itu adalah negara yang terpisah, Uttar Pradesh mungkin akan menjadi negara terbesar kelima di dunia, tepat di belakang China, India, AS, dan Indonesia.

Ribuan infeksi baru dilaporkan setiap hari sehingga membuat infrastruktur kesehatan negara bagian itu menjadi sorotan.

Baca juga: Gelombang Kedua Corona di India: Rumah Sakit dan Krematorium Kewalahan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X