27.303 Formasi PPPK Guru Agama: Alokasi, Jadwal, dan Tahapan Seleksi

Kompas.com - 20/04/2021, 18:00 WIB
Peserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. AFP/JUNI KRISWANTOPeserta mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Surabaya, Selasa (22/9/2020). Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya menggelar ujian SKB yang diikuti 1.142 peserta CPNS dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan mengalokasikan kuota dalam seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Kuota tersebut untuk posisi guru madrasah dan guru agama.

Melansir Kemenag.go.id, tahun 2021 ini diusulkan sebanyak 27.303 formasi PPPK untuk guru agama.

Posisi ini dapat diisi eks-tenaga honorer K-II yang tak dapat mengikuti seleksi PPPK pada 2019 lalu.

Baca juga: Jumlah Formasi dan Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK Non-guru 2021

Alokasi

Formasi PPPK untuk guru agama tersebar di 393 sekolah negeri pemerintah daerah.

Jumlah tersebut terbagi menjadi formasi guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budhha, dengan alokasi:

  • Sebanyak 22.927 formasi guru agama Islam
  • Sebanyak 2.727 formasi guru agama Kristen
  • Sebanyak 1.207 guru agama Katolik
  • Sebanyak 403 guru agama Hindu
  • Sebanyak 39 guru agama Buddha

Baca juga: Pendaftaran PPPK 2021 Formasi Guru Dilakukan 3 Tahap, Ini Jadwalnya!

Syarat

Melansir Indonesia.go.id, terdapat beberapa persyaratan untuk mendaftar dan bisa mengikuti seleksi PPPK 2021, yaitu

  1. Guru honorer di sekolah negeri dan swasta, termasuk guru eks THK-II yang belum pernah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK di tahun sebelumnya
  2. Terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
  3. Lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar

Lebih lanjut, setiap pendaftar diberikan kesempatan mengikuti ujian seleksi sampai tiga kali.

Jika gagal di kesempatan pertama, dapat belajar dan mengulang ujian hingga dua kali di tahun yang sama atau berikutnya.

Baca juga: Kemenag Alokasikan Kuota 9.495 Guru PPPK, Ini Sebarannya di 30 Provinsi

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X