Kompas.com - 19/04/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi mudik GALIH PRADIPTAIlustrasi mudik

KOMPAS.com - Pemerintah telah memberlakukan larangan mudik lebaran mulai 6-17 Mei 2021 mendatang.

Peniadaan mudik sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut dan udara.

Kendati demikian, ada perjalanan orang yang dikecualikan, yakni kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan nonmudik.

Keperluan mendesak tersebut, yakni:

  1. Bekerja atau perjalanan dinas
  2. Kunjungan keluarga sakit,
  3. Kunjungan duka anggota keluarga meninggal
  4. Ibu hamil didampingi 1 orang anggota keluarga, dan
  5. Kepentingan persalinan didampingi maksimal 2 orang.

Baca juga: 8 Poin Larangan Mudik Lebaran Berlaku 6-17 Mei 2021

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Perhubungan RI (@kemenhub151)

Aturan

Berikut ini aturan pelaku perjalanan nonmudik lebaran 2021 sesuai Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021:

1. Wajib memiliki surat izin perjalanan atau SIKM

Pelaku perjalanan nonmudik wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar masuk (SIKM).

Ketentuannya sebagai berikut:

  1. Bagi pegawai instansi pemerintahan atau aparatur sipil negara (ASN), pegawai BUMN/BUMD, TNI, Polri, melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat tingkat eselon II dilengkapi tandatangan basah atau elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
  2. Bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tandatangan basah atau elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
  3. Bagi pekerja sektor informal melampirkan print out surat izin tertulis dari kepala desa atau lurah dilengkapi tandatangan basah atau elektronik lurah atau kepala desa, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.
  4. Bagi masyarakat umum nonpekerja melampirkan print out surat izin tertulis dari kepala desa atau lurah dilengkapi tandatangan basah atau elektronik lurah atau kepala desa, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Baca juga: Daftar Titik Penyekatan Larangan Mudik 6-17 Mei di Pulau Jawa, Mulai dari Banten, Jawa Barat, DIY hingga Jawa Timur

2. Ketentuan surat izin perjalanan atau SIKM

Surat izin perjalanan atau SIKM memiliki ketentuan berlaku sebagai berikut:

  1. Berlaku secara individual
  2. Berlaku untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara, dan
  3. Bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas.

Baca juga: Cara Dapat Surat Izin Perjalanan atau SIKM Mudik Lebaran 2021

3. Aturan perjalanan dalam dan luar negeri tetap berlaku

Pengaturan terkait perjalanan orang dalam negeri maupun perjalanan internasional dalam masa pandemi tetap berlaku selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H.

Aturan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi Covid-19.

Kemudian, Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan internasional dalam masa pandemi Covid-19.

Surat edaran dapat diunduh dalam link ini:

Baca juga: INFOGRAFIK: 8 Wilayah Aglomerasi yang Bisa Mudik Lokal 6-17 Mei 2021

4. Skrining surat perjalanan dan surat negatif Covid-19

Skrining dokumen surat izin perjalanan atau SIKM dan surat keterangan negatif Covid-19 dengan tes RT-PCR atau rapid test antigen/tes GeNose C19.

Pemeriksaan dilakukan oleh anggota TNI, Polri dan pemerintah daerah di pintu kedatangan atau pos kontrol yang berada di:

  1. Rest area
  2. Perbatasan kota besar
  3. Titik pengecekan atau check point
  4. Titik penyekatan daerah aglomerasi

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Kendaraan yang Masih Bisa Beroperasi 6-17 Mei


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X