Makan Sahur Setelah Imsak, Batalkah Puasanya? Ini Penjelasan MUI

Kompas.com - 15/04/2021, 16:31 WIB
ilustrasi makanan sahur yang sehat Shutterstockilustrasi makanan sahur yang sehat

KOMPAS.com - Umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa sejak Selasa, 13 April 2021.

Saat puasa, seorang Muslim harus menahan lapar, haus, dan hawa nafsunya sejak matahari terbit hingga terbenam.

Ada yang menghentikan makan sahur ketika imsak, ada juga yang menunggu hingga azan Subuh. 

Baca juga: Hukum Ngupil dan Mengorek Telinga Saat Bulan Ramadhan, Batalkan Puasa atau Tidak?

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menghentikan makan sahur? Bolehkah makan sahur setelah waktu imsak?

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menjelaskan, umat Islam mulai tidak boleh makan adalah ketika waktu shalat sudah masuk.

"Oleh karena itu supaya puasa kita tidak rusak kita harus berhati-hati. Sebaiknya 5-10 menit sebelum waktu shalat Subuh tiba kita sudah selesai dengan persoalan makan dan minum," kata Anwar kepada Kompas.com, Kamis (15/4/2021).

Dia menjelaskan imsak artinya menahan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dilarang oleh agama ketika berpuasa. Di antaranya, makan dan minum.

Baca juga: Bolehkah Mengonsumsi Obat Penunda Haid bagi Wanita untuk Kelancaran Puasa?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X