Kompas.com - 14/04/2021, 07:00 WIB
Tangkapan layar unggahan adanya bantuan sosial finansial senilai Rp 5.500.000 diduga dari BPJS Kesehatan beredar di Facebook pada Minggu, (11/4/2021). FacebookTangkapan layar unggahan adanya bantuan sosial finansial senilai Rp 5.500.000 diduga dari BPJS Kesehatan beredar di Facebook pada Minggu, (11/4/2021).
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan berisi informasi mengenai adanya bantuan sosial finansial senilai Rp 5.500.000 beredar di media sosial Facebook pada Minggu, (11/4/2021).

Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa bantuan berasal dari BPJS Kesehatan.

Dari hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks. Saat dikonfirmasi, pihak BPJS Kesehatan tidak menyelenggarakan bantuan sosial tersebut.

Narasi yang beredar

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta, informasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Yayat Karyati.

"Ada chat masuk dari no tak d kenal, sdh ga percaya mendingan di block aja. (Krisis kepercayaan di Negri dongeng)," tulis Yayat dalam status Facebooknya.

Dalam unggahan itu dilengkapi dengan tangkapan layar chat dari nomor WhatsApp +62 821 2431 90xx.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Foto tersebut menampilkan chat adanya bantuan sosial finansial sebesar Rp 5.500.000 dan link mengatasnamakan Bank BJB.

Berikut bunyi pesan itu.

"Bantuan sosial finansial sebesar Rp 5.500.000
2 NIK untuk 1 KK
Daftar lengkap
https://bankbjb.club/bantuan/?bjb".

Tak hanya itu, link tersebut muncul logo BPJS Kesehatan.

Penelusuran Kompas.com

Terkait adanya unggahan itu, Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait bantuan senilai Rp 5.500.000 adalah hoaks.

"Dipastikan itu hoaks," ujar Iqbal saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Ia menjelaskan bahwa ada kejanggalan dalam pesan tersebut.

"Logonya BPJS Kesehatan, tapi website yang ditulis BPJS Ketenagakerjaan," lanjut dia.

Terkait adanya link yang mengatasnamakan Bank BJB, Iqbal juga mengungkapkan, pihak BPJS Kesehatan tidak pernah bekerja sama dengan Bank BJB dalam pemberian bantuan sosial finansial senilai Rp 5.500.000.

"Tidak ada kerja sama. Nominal, alamat web, dipastikan hoaks," ujar Iqbal.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengetahui informasi asli atau resmi dari BPJS Kesehatan dapat dilihat melalui website resmi BPJS Kesehatan di laman bpjs-kesehatan.go.id

Hoaks berulang

Sebelumnya, hoaks serupa juga muncul pada Maret 2021. Dilansir dari Kompas.com, (13/3/2021), adanya pesan berisi bantuan sosial finansial sebesar Rp 3.550.000 disebut berasal dari BPJS Kesehatan.

Informasi itu menyebut, bantuan akan diberikan BPJS Kesehatan kepada kalangan pekerja yang telah bekerja antara tahun 2000 sampai 2021.

Disebutkan juga bahwa penerima dapat memperoleh bantuan tersebut melalui tautan yang disertakan dalam informasi tersebut.

Dari pesan tersebut, Iqbal dengan tegas mengatakan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks.

Kesimpulan

Informasi terkait adanya bantuan sosial finansial sebesar Rp 5.500.000 dari BPJS Kesehatan adalah hoaks.

BPJS Kesehatan tidak pernah menyelenggarakan bantuan tersebut bersama pihak Bank BJB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.