[HOAKS] Efek Buruk Makan Buah Pepaya dan Bahaya Enzim Papain

Kompas.com - 12/04/2021, 06:30 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah unggahan berisi informasi mengenai efek buruk makan buah pepaya beredar di media sosial Facebook.

Informasi yang diunggah tersebut menyampaikan 6 poin efek buruk dari memakan buah pepaya secara berlebihan pada 8 Februari 2021.

Saat ditelusuri oleh tim Cek Fakta Kompas.com, informasi yang disampaikan tersebut tidak benar.

Narasi yang beredar

Informasi hoaks tentang efek buruk makan buah pepaya di Facebook.Faceboook Informasi hoaks tentang efek buruk makan buah pepaya di Facebook.
Informasi mengenai efek buruk pepaya ini disebarkan oleh akun Rumah Shiatsu Merkuri 26 di grup Facebook Klinik Rumah Shatsu.

Akun ini mengunggahnya pada 8 Februari 2021 pukul 07.56 WIB.

Terdapat 6 poin yang ia sebutkan mengenai efek buruk pepaya jika dikonsumsi secara berlebihan.

6 efek buruk tersebut, meliputi:

1. Gangguan pencernaan

Unggahan tersebut menyebut bahwa enzim papain yang terkandung dalam pepaya, jika dikonsumsi berlebih akan membuat kembung, iritasi lambung, kram perut, dan mual.

"Pepaya ternyata juga dapat memperburuk diare jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Selain itu, konsumsi pepaya berlebihan yang tidak dibarengi dengan konsumsi cairan juga dapat menyebabkan sembelit," tulisnya.

2. Memperlambat detak jantung

"Orang dengan gangguan jantung harus menghindari konsumsi pepaya berlebihan. Sebab, kandungan papain dalam buah ini diperkirakan memperlambat laju detak jantung dengan cara yang berbahaya. Ini kemungkinan memicu kondisi kardiovaskular yang serius," tulisnya.

3. Ruam kulit

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X