Gempa Malang, BMKG Catat Beberapa Gempa Susulan dengan Magnitudo Bervariasi

Kompas.com - 11/04/2021, 14:33 WIB
Gempa M 5,5 guncang Malang, Minggu (11/4/2021) pukul 6.54 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami, tapi getaran dirasakan luas. BMKGGempa M 5,5 guncang Malang, Minggu (11/4/2021) pukul 6.54 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami, tapi getaran dirasakan luas.

Gempa Malang, BMKG catat 8 Guncangan Susulan dengan Magnitudo 3,1-5,3

KOMPAS.com - Perairan selatan Malang, Jawa Timur diguncang gempa bermagnitudo 6,1 pada Sabtu (10/4/2021).

Hingga Minggu (11/4/2021) pukul 07.00 WIB, badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sudah terjadi 8 kali gempa susulan (aftershock).

Kekuatan gempa susulan yang terjadi bervariasi, mulai dari M 3,1-5,3. 

"Hingga hari Minggu pagi ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 8 kali, dengan magntiudo berkisar 3,1 hingga 5,3," kata Kepala Bidang Mitigasi Gemba Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Minggu (11/4/2021),  melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Update Gempa Malang M 6,1: 8 Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka, 85 Rumah Rusak Berat, dan Rusak 150 Fasilitas Umum

Untuk gempa susulan berkekuatan M 5,3 atau yang terbesar sejauh ini, dilaporkan terjadi pada pukul 06.54 WIB dan menjadi gempa susulan ke-8.

Sama seperti gempa utama (mainshock) yang getarannya dirasakan cukup luas, gempa susulan yang satu ini juga dirasakan wilayah yang juga luas meliputi Jawa Timur, hingga wilayah Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Hal ini terjadi karena episenter yang cukup dalam, yakni di kedalaman 102 km laut selatan Kepanjen, Malang.

"Karena hiposenternya relatif dalam maka guncangan yang ditimbulkan kembali dirasakan dalam wilayah luas seperti di Malang III-IV MMI, Pacitan, Wonogiri, Trenggalek dalam skala intensitas III MMI. Sementara di Nganjuk, Ponorogo, Blitar merasakan guncangan II-III MMI dan di Gunungkidul, Bantul, Kulonprogo II MMI," jelas Daryono.

Baca juga: 5 Fakta Gempa di Malang dan Selatan Jawa Timur Menurut Catatan BMKG

Skala MMI dibagi menjadi 10 tingkat, mulai dari I-X plus dengan arti sebagai berikut:

  • MMI I: guncangan tidak terasa dan tidak berpotensi kerusakan
  • MMI II-III: guncangan terasa lemah dan tidak berpotensi kerusakan
  • MMI IV: guncangan terasa tipis dan masih tidak ada potensi kerusakan
  • MMI V: guncangan agak terasa dan potensi kerusakan sangat kecil
  • MMI VI: guncangan terasa kuat dan potensi kerusakan kecil
  • MMI VII: guncangan terasa sangat kuat dan potensi kerusakan sedang
  • MMI VIII: guncangan terasa parah dan potensi kerusakan sedang/berat
  • MMI IX: guncangan terasa hebat atau kasar dan potensi kerusakan berat
  • MMI X plus: guncangan terasa ekstrem dan potensi kerusakan sangat berat

Kedalaman dan kekuatan dari gempa susulan terakhir ini juga dipastikan tidak akan menimbulkan potensi tsunami karena masih terlalu kecil dan dalam.

Tsunami baru akan terbentuk saat terjadi guncangan gempa dengan kekuatan signifikan dengan hiposenter yang dangkal.

Baca juga: Apa Itu Gempa Megathrust?


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X