Kista, Apakah Berbahaya? Ini Penyebab dan Cara Pengobatan Kista

Kompas.com - 08/04/2021, 09:10 WIB
Ilustrasi kista, kista ovarium ShutterstockIlustrasi kista, kista ovarium

KOMPAS.com - Kista. Penyakit kista kerap kita dengar. Apa itu kista? 

Melansir Medical News Today, kista memiliki membran yang berbeda, keberadaannya dipisahkan dari jaringan yang ada di dekatnya.

Kista disebut memiliki bentuk seperti kapsul tertutup atau berbentuk seperti kantung.

Bagian luar atau kapsul itu disebut dengan dinding kista. Isi kista biasanya berupa cairan, zat setengah padat atau bahan gas.

Mayoritas kista umumnya jinak. Akan tetapi, beberapa kista bisa menyebabkan kanker atau prakanker.

Baca juga: Viral Foto Pengangkatan Rahim Disebut akibat Kista, Berikut Penjelasan Dokter

Penyebab kista

Kista bisa muncul di mana pun pada bagian tubuh manusia. Kerap kali kista terjadi karena infeksi, kelenjar subaceous yang tersumbat atau karena tindikan.

Penyebab umum kista biasanya karena:

  • Tumor
  • Kondisi genetik
  • Kesalahan pada organ embrio yang sedang berkembang
  • Cacat pada sel
  • Kondisi peradangan kronis
  • Penyumbatan saluran di tubuh yang menyebabkan penumpukan cairan
  • Parasit
  • Cedera yang merusak vessel

Umumnya, kista tidak menimbulkan rasa sakit kecuali jika pecah, terinfeksi, maupun meradang.

Gejala kista

Gejala kista sangat bervariasi tergantung dari jenis kista tersebut. Biasanya, kita menyadari adanya kista ketika memiliki benjolan yang tidak normal, terutama yang berada di bawah kulit.

Akan tetapi, kista pada organ internal seperti yang terjadi di ginjal atau hati mungkin tak akan menimbulkan gejala sama sekali.

Dan baru akan terlihat ketika dilakukan pemindaian MRI, CT, atau pemindaian ultrasound.

Sementara, untuk kista yang berkembang di otak bisa menyebabkan sakit kepala, dan pada payudara bisa menimbulkan nyeri.

Baca juga: Hari Kesehatan Sedunia 2021: Sejarah, Tema, dan Pandemi Covid-19

Berikut ini sejumlah jenis kista yang bisa terjadi pada tubuh:

1. Kista jerawat

Kista jerawat adalah jenis jerawat parah di mana pori-pori kulit tersumbat yang kemudian menyebabkan infeksi dan pembengkakan

2. Kista arakhnoid

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X