Kapan Awal Puasa 2021 dan Cara Menentukan Awal Ramadhan

Kompas.com - 30/03/2021, 18:33 WIB
Ilustrasi shalat ShutterstockIlustrasi shalat

KOMPAS.com - Tak lama lagi umat Islam di Indonesia menyambut datangnya Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021.

Penentuan awal Ramadhan di Indonesia dilakukan melalui sidang isbat yang sedianya akan dilaksanakan pada 12 April.

Musyawarah dilakukan Kementerian Agama dengan ormas Islam serta pakar di bidang falak/astronomi dan instansi terkait, membahas permulaan bulan Ramadhan.

Lantas, kapan awal puasa 2021 dan bagaimana cara menentukan awal Ramadhan?

Simak dalam informasi berikut.

Baca juga: Jadwal Puasa Ramadhan 1442 H untuk 34 Provinsi di Indonesia

Awal Puasa 2021

Muhammadiyah telah mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1442 H atau bulan Puasa 2021 jatuh pada Selasa Wage, 13 April 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut disampaikan dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Dari ijtimak tersebut, jelang Ramadhan Hijriah terjadi pada Senin, 12 April 2021 pukul 09.33.59 WIB.

Adapun tinggi bulan saat terbenam matahari di Yogyakarta, hilal sudah wujud dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bulan berada di atas ufuk.

Kemudian ijtimak jelang Syawal 1442 H terjadi pada Rabu Pon, 12 Mei 2021 pukul 02.03.02 WIB.

Sehingga, 1 Syawal 1442 H atau Idul Fitri, ditetapkan jatuh pada Kamis Wage, 13 Mei 2021.

Baca juga: Dalil dan Sains dalam Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan

Berbeda dengan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama masih belum menetapkan awal Ramadhan 1442 H.

Sementara, Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan bahwa sidang isbat penentuan awal Ramadhan 2021 akan digelar pada 12 April mendatang

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin.

"Untuk Isbat awal Ramadhan 1442 H pada tanggal 12 April 2021 M," kata Kamaruddin, dikutip dari Kompas.com, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Link Download Jadwal Puasa Ramadhan 2021 di Seluruh Indonesia

Cara menentukan awal Ramadhan

Kalender Hijriah yang digunakan oleh umat Islam berbasiskan pada peredaran bulan.

Oleh karena itu, penentuan awal bulan pada kalender Hijriah dilandaskan pada penampakan hilal atau bulan sabit muda.

Ada dua metode untuk mengetahui penampakan hilal, yakni:

  • Hisab
  • Rukyat

Kasubdit Hisab dan Rukyat Bimas Islam Kemenag Ismail Fahmi mengatakan,hisab adalah metode menghitung posisi benda langit, khususnya matahari dan bulan.

Rukyat adalah observasi benda-benda langit untuk memverifikasi hasil hisab.

"Dua metode tersebut adalah saling menguatkan, bahkan seperti dua sisi mata uang," kata Ismail.

Kendati demikian, berkaca dari pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, metode hisab dan rukyat pernah beberapa kali menghasilkan hasil berbeda dalam penentuan tanggal awal dan akhir Ramadhan.

Ismail mengatakan, Kemenag berharap agar hasil hisab maupun rukyat tidak berbeda.

"Diharapkan tidak berbeda, jika berbeda diharapkan bisa saling menghormati dan menghargai," kata Ismail.

Baca juga: Tips Berpuasa selama Pandemi dari Epidemiolog

Jadwal Imsakiyah

1. Muhammadiyah

Muhammadiyah sudah menerbitkan jadwal imsakiyah Ramadhan 2021, yang dapat diunduh pada tautan berikut ini:

2. Nahdlatul Ulama

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) mengeluarkan jadwal imsakiyah Ramadhan 1442 H di situs resmi Lembaga Falakiyah Pengurus Besar NU, https://falakiyah.nu.or.id.

Melansir Kompas.com, Selasa (30/3/2021) dalam situs tersebut, puasa Ramadhan dimulai sejak 13 April 2021 sampai 13 Mei 2021.

Adapun acuan jadwal imsakiyah dari NU berasal dari MABIMS/Kementerian Agama RI.

Link jadwal Imsakiyah Ramadhan dari NU, yakni:

Nantinya, masyarakat dapat mengubah nama lokasi dan zona waktu sesuai domisili.

Setelah diubah, klik "process" untuk melihat jadwal imsakiyah dan jadwal shalat.

(Sumber: Kompas.com/Nur Fitriatus Shalihah, Nur Rohmi Aida, Retia Kartika Dewi | Editor: Inggried Dwi Wedhaswary, Sari Hardiyanto, Rizal Setyo Nugroho)


Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X