Penjelasan Kemenkes soal Ketentuan Penggunaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac

Kompas.com - 29/03/2021, 14:30 WIB
Vaksin AstraZeneca flickrVaksin AstraZeneca

KOMPAS.com – Indonesia telah menerima vaksin AstraZeneca tahap pertama sebanyak 1,1 juta dosis.

Rencananya, Covax-Gavi akan melakukan pengiriman kedua dan ketiga pada Maret-April ini, tetapi pengiriman tersebut masih ditunda karena beberapa alasan.

"Ternyata ini pending. Tertunda karena ada isu India embargo vaksin," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (27/3/2021).

Vaksin AstraZeneca sendiri telah mulai digunakan sejak Senin (22/3/2021) di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Saat ini setidaknya ada enam provinsi yang menerima distribusi vaksin AstraZeneca, yakni DKI Jakarta, Bali, NTT, Kepulauan Riau, Maluku, dan Sulawesi Utara.

Sementara itu, vaksin Sinovac telah digunakan lebih dulu untuk program vaksinasi nasional.

Berikut ini penjelasan Kemenkes terkait ketentuan penggunaan vaksin AstraZeneca dengan Sinovac.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Dihentikan Sementara di Sulut, Ditunda Pengirimannya dari India

Rentang waktu

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, secara umum tidak ada perbedaan ketentuan penggunaan vaksin Sinovac ataupun AstraZeneca.

Beda ketentuan penggunaan antara Sinovac dan AstraZeneca hanya pada rentang dosis vaksin.

Rentang dosis vaksin AstraZeneca adalah dua bulan. Sementara itu, vaksin Sinovac dengan rentang 14-28 hari.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X