Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

LTMPT: Pilih Pusat UTBK di Luar Domisili Tidak Didiskualifikasi

Kompas.com - 27/03/2021, 19:12 WIB
Retia Kartika Dewi,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 masih berlangsung hingga 1 April 2021.

Sejumlah kendala dihadapi pendaftar UTBK 2021, di antaranya soal habisnya kursi ujian di pusat UTBK yang dituju.

Ada yang tak berani memilih lokasi pusat UTBK di luar wilayah domisili karena khawatir didiskualifikasi. 

"Mjb, tapi kalau jauh sama dom kita tetep boleh ikut utbk kan ya? gak akan didiskualifikasi gt?," tulis akun Twitter @khocenkorenn.

"Ptn! Aku udah dapat pusat utbk di ugm, tapi untuk alamat data diri masih aku tulis di dom orangtuaku yang di riau. Cuma sekarang aku lagi tinggal sama pamanku yg di jateng. Kira kira ngaruh gak ya?? Takut didiskualifikasi :((," tulis salah satu pengirim dalam akun base @utbkfess.

Apakah memilih pusat UTBK di luar wilayah domisili berpotensi didiskualifikasi?

Ketua Tim Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengatakan, pendaftar dapat mendaftar di pusat UTBK di luar wilayah domisili.

Hal itu bisa dilakukan jika jumlah kursi di wilayah domisili pendaftar telah habis.

Ia menegaskan, mereka yang memilih tes di luar wilayah domisili tidak akan didiskualifikasi.

"Kalau di wilayah yang bersangkutan habis, silakan saja pilih wilayah yang disukai. Tidak ada diskualifikasi," ujar Nasih saat dihubungi Kompas.com, Sabtu, (27/3/2021).

Pernyataan yang sama disampaikan Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo.

Budi mengatakan, peserta yang memilih lokasi pusat UTBK tidak sesuai domisili tidak akan didiskualifikasi.

Meski demikian, peserta atau pendaftar tersebut harus mengikuti aturan dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 daerah.

"Tidak didiskualifikasi, tapi hanya ada risiko harus ikuti aturan Satgas Covid-19 daerah," ujar Budi saat dihubungi terpisah oleh Kompas.com, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Update UTBK 2021: Kursi Ujian di 5 Universitas Ini Hampir Habis, Lainnya Masih Tersedia

Habis kursi

Penyebab peserta UTBK-SBMPTN 2021 memilih universitas di luar kota domisili karena habisnya kuota kursi di universitas lokasi UTBK yang dekat dengan domisilinya.

Mengenai keluhan habisnya kursi ujian di sejumlah pusat UTBK, LTMPT Masih mencari solusinya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

6 Manfaat Makan Bulu Babi bagi Kesehatan, Apa Saja?

6 Manfaat Makan Bulu Babi bagi Kesehatan, Apa Saja?

Tren
Serangan Iran ke Israel Disebut Hanya Ingin Tepati Janji Pembalasan, Jauh dari Potensi Perang Dunia Ketiga

Serangan Iran ke Israel Disebut Hanya Ingin Tepati Janji Pembalasan, Jauh dari Potensi Perang Dunia Ketiga

Tren
[POPULER TREN] Waspadai Maraknya Modus Penipuan Salah Transfer | Perbandingan Kekuatan Militer Iran Vs Israel

[POPULER TREN] Waspadai Maraknya Modus Penipuan Salah Transfer | Perbandingan Kekuatan Militer Iran Vs Israel

Tren
Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Beredar Foto Cacing Berkepala Martil, Apakah Berbahaya?

Tren
Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Uang Pecahan Kecil Palsu Banyak Beredar Setelah Lebaran, BI Jelaskan Bedanya

Tren
5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

5 Kampus Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR by Subject 2024

Tren
Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Video Viral Pengemis Lansia di Kulonprogo Pukul Mobil yang Tak Beri Uang, Aksinya Disebut Bukan yang Pertama

Tren
Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Kala Sopir Bus Ajak Penumpangnya Rayakan Lebaran di Rumah Sang Mertua...

Tren
Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Pasien Kanker Prostat Diprediksi Akan Naik Dua Kali Lipat dalam 20 Tahun, Ini Alasannya

Tren
Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Kisah Penjual di Tebet, Hampir Kena Tipu Jutaan Rupiah dengan Modus Bukti Transfer QRIS Palsu

Tren
Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Catat, Ini Kategori ASN yang Tidak Boleh WFH pada 16-17 April 2024

Tren
Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Akibat Serangan Awal Iran, Israel Disebut Alami Kerugian Rp 1,6 Triliun

Tren
Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Penembakan Bandara Internasional Kuala Lumpur, Satu Korban Luka akibat Salah Sasaran

Tren
Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Iran Serang Israel, Begini Respons Negara-negara Timur Tengah

Tren
Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Profil Bupati Maggarai Herybertus GL Nabit yang Pecat 249 Nakes

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com