Kompas.com - 24/03/2021, 20:45 WIB
Ilustrasi rumput gandum Shutterstock/Alexsandra ValiIlustrasi rumput gandum

KOMPAS.com - Rumput gandum atau wheatgrass adalah tanaman rumput-rumputan yang masih dalam keluarga Triticum aestivum.

Rumput gandum memiliki kandungan klorofil tinggi sehingga tanaman ini biasa disebut juga sebagai si darah hijau.

Wheatgrass memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia dan juga binatang peliharaan yaitu kucing

Seperti diberitakan dalam Kompas.com (24/03/2021), rumput gandum bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, meredakan gangguan radang sendi, meningkatkan sistem imun juga menyuport program diet.

Pengonsumsian rumput gandum sendiri harus hati-hati, lantaran beberapa kondisi tubuh butuh adaptasi untuk menerima asupan rumput gandum yang kaya enzim, klorofil dan antioksidan ini.

Baca juga: Rumput Gandum, Kegunaan dan Efek Samping untuk Manusia dan Kucing

Berbicara tentang manfaat untuk kucing, wheatgrass bisa digunakan sebagai pencahar alami, yaitu mengeluarkan hair ball atau bola-bola rambut yang tak bisa dicerna tubuh. Bola rambut ini juga bisa keluar lewat proses regurgitasi, atau lewat muntahan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menumbuhkan rumput gandum, Anda akan melalui tiga fase. Yaitu menumbuhkan kecambah, menanam dalam media tanah atau kompos, dan memanen serta menumbukan kembali.

Sebelum melakukan fase penanaman ini, pastikan Anda memperoleh bibit gandum yang berkualitas terlebih dahulu.

Jika membeli di marketplace, baca keterangan toko dan lihat testimoni pembeli. Pilih bibit rumput dari toko yang banyak memperoleh ulasan positif. 

Menumbuhkan kecambah

Anda bisa menumbuhkan rumput gandum di dalam media pot atau baki. Pilih salah satu media lantas isi dengan kompos.

Kemudian, ambil bibit rumput yang ada. Untuk baki berukuran 40x40 cm, sediakan bibit rumput sebanyak 1 cangkir kecil.

Kemudian cuci bibit, dan masukkan ke dalam sebuah mangkuk bersih. Rendam hingga seluruh bibit tenggelam.Tutup mangkuk dengan kertas koran atau kain bersih dan biarkan semalaman atau selama 8 hingga 10 jam.

Penutupan wadah ini berguna untuk menjaga kelembaban mangkuk sehingga benih lekas pecah dan muncul kecambah.

Untuk hasil maksimal, Anda bisa mengulang proses ini selama tiga kali. Atau, lakukan pengulangan hingga bibit pecah dan muncul akar kecil.

Jika sudah ada akar yang terlihat, buang air dan tiriskan kecambah.

Baca juga: Manfaat Makan Rumput Gandum untuk Kesehatan Kucing

Menanam kecambah

Anda bisa menanam dalam pot atau baki yang sudah diberi media tanam atau tanah kompos. Sebarkan benih di atas media tanam, dengan cara menatanya rapat berdempetan tapi tak bertumpukan. Tekan perlahan benih namun jangan sampai terkubur.

Pixabay/Valery122Pixabay/Valery122 Pixabay/Valery122

Semprot dengan sedikit air dan tutup dengan koran untuk menjaga pertunasan rumput gandum. Semprot terus dengan air tiap pagi dan sore selama rumput dalam proses tunas. 

Pada hari ke-4 Anda bisa menyingkirkan koran, namun harus tetap menyiraminya dengan semprotan air secara rutin pagi dan sore.

Jangan tempatkan rumput di bawah sinar matahari langsung agar akarnya tak kering. Letakkan di tempat yang teduh, yang terpapar sinar matahari secara tak langsung.

Menurut Gardeningknowhow, bila terlihat ada jamur di permukaan rumput, segera campur baking soda dan air untuk disemprotkan rutin ke permukaan rumput. Hal ini bisa mengusir hama dan jamur yang ada pada tanaman.

Baca juga: Mengenal Bunga Telang, dari Cara Menanam hingga Manfaat bagi Kesehatan

Memanen rumput gandum

Rumput gandum bisa dipanen di hari ke-9 atau ke-10. Atau setelah rumput gandum terlihat membelah dan tumbuh setinggi 15 cm.

Untuk memanen rumput gandum, Anda bisa memotongnya tepat di atas akar dengan menggunakan gunting tajam. Potongan rumput yang ada bisa langsung diolah menjadi jus atau disimpan di dalam kulkas.

Untuk kucing, Anda tak perlu memotong rumput. Letakkan saja satu buah pot yang berisi rumput gandum di hadapan kucing. Dijamin kucing akan langsung memakannya dengan lahap.

Rumput yang sudah dipanen bisa ditumbuhkan kembali. Caranya, terus sirami rumput hingga ia tumbuh subur kembali setingggi 15 cm.

Sebaiknya, Anda hanya mengonsumsi rumput ini sebanyak dua kali panen saja. Karena pada panen ketiga, rumput biasanya sudah menurun kadar gulanya sehingga tak lagi terasa manis.

Baca juga: Apa Benar Musik Memengaruhi Pertumbuhan Tanaman Hias Indoor?

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.