Kompas.com - 19/03/2021, 08:05 WIB
Tangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi. FACEBOOKTangkapan layar video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi.

KOMPAS.com - Sebuah video disertai dengan narasi uji coba bayar tol menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sehingga pengguna jalan tidak perlu berhenti melakukan transaksi, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Edoward Jc di grup Facebook Persatuan Driver Online Grabcar, Gocar, Rabu (17/3/2021).

"Uji coba bayar tol pakai RF ( radio freqiensi ) card.seberapa cepat reaksinya," tulis akun tersebut.

Baca juga: Video Viral Toyota Yaris Tabrak Motor Saat Menyalip di Tikungan, Ini Penjelasan Polisi

Baca juga: Viral, Video Satu Keluarga Asyik Santap Makanan di Bahu Jalan Tol Cipali

Dalam video berdurasi 21 detik itu, tampak ada sebuah mobil minibus melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi gerbang tol.

Pengemudi mobil tidak menurunkan kecepatannya walaupun telah mendekati pintu tol yang masih dalam keadaan tertutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, begitu mobil mendekat, pintu tol langsung terbuka tanpa pengemudi mobil melakukan transaksi terlebih dahulu.

Hingga Kamis (18/3/2021) malam, unggahan video tersebut telah disukai lebih dari 500 kali dan dibagikan lebih dari 1.000 kali.

Baca juga: Viral, Video Petugas Tol Terbanggi Disebut Paksa Pengguna Bayar dengan Uang Cash, Apa Sebabnya?

Sejumlah warganet pun mengomentari unggahan video tersebut, berikut di antaranya:

"Tingkat resiko nabrak sangat tinggi... portal gk selalu fast respon. Mungkin sensor bisa 0 koma sekian detik detect tpi respon ke portal udah pasti gk selamanya mulus..."

"Bahaya klo ky gituh bkl jd contoh ke pengguna mobil .. Nganjurin ngebut2 di pintu tol namanya"

"Mantafff itu ky need for speed most wanted".

Baca juga: Viral Video Kecelakaan Tunggal di Tol Pemalang-Batang, Mobil Ditembus Besi Pembatas Jalan

Lantas, benarkah hal itu dan terjadi di tol mana?

Konfirmasi Kompas.com

Setelah ditelusuri, lokasi uji coba tersebut berada di jalan tol ruas Simpang Susun Waru-Bandara Juanda, Surabaya.

Adapun ruas tol tersebut dikelola oleh PT Citra Margatama Surabaya yang tidak lain adalah anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP).

Saat dikonfirmasi, Humas PT CMNP, Annisa Indrayanti membenarkan adanya video yang viral tersebut.

"Betul, itu (video uji coba) dilakukan di Tol Waru-Juanda anak usaha CMNP di Surabaya," ujar Annisa saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/3/2021).

Baca juga: Analisis Lengkap PVMBG soal Amblesnya Jalan Tol Cipali, dari Penyebab hingga Rekomendasi Penanganannya...

Akan tetapi, lanjut Annisa, video tersebut bukanlah video yang baru-baru ini terjadi.

Video itu, imbuhnya direkam pada 2017 silam.

"Video itu tahun 2017. Waktu itu kita uji coba SLFF (Single Lane Free Flow) system RFID," terang Annisa.

Dijelaskan Annisa, sistem SLFF tak jauh berbeda dengan Multi Lane Free Flow (MLFF).

Baca juga: Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik Bulan Ini, Mengapa Tarif Tol Kerap Naik?

Adapun yang membedakan hanyalah pada sistem SLFF masih terdapat barrier atau palang di gerbang.

Saat ini, sistem RFID tersebut hingga kini belum diterapkan.

"Belum, hanya uji coba saja pada saat itu," tutup Annisa.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Road Bike di Tengah Wacana Jalur Sepeda Tol Dalam Kota...

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Aturan dan Larangan di Jalan Tol

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.