Kompas.com - 10/03/2021, 20:35 WIB
Warga menunggu evakuasi saat  banjir melanda Desa Sungai Raya, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Hujan tiada henti pada Selasa (12/1/2021) berujung petaka dengan meluapnya sungai hampir di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, sedikitnya 11 kabupaten/kota porak poranda diterjang banjir termasuk Kota Banjarmasin. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SWarga menunggu evakuasi saat banjir melanda Desa Sungai Raya, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Hujan tiada henti pada Selasa (12/1/2021) berujung petaka dengan meluapnya sungai hampir di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, sedikitnya 11 kabupaten/kota porak poranda diterjang banjir termasuk Kota Banjarmasin.

KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 763 bencana yang terjadi sepanjang 1 Januari hingga 9 Maret 2021.

Data ini mencakup jumlah kejadian, peta sebaran, dampak bencana, dan kerusakan yang ditimbulkan dari bencana yang terjadi di seluruh Indonesia.

Baca juga: Catatan BNPB: Ada 263 Bencana Sepanjang Januari 2021

Bencana dominan

Pada awal tahun 2021 bencana yang terjadi karena faktor hidrometeorologi menjadi yang paling dominan. 

Kepala Sub-bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Agie Wandala, menjelaskan, bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dampaknya dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim dengan berbagai parameternya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa paramater di antaranya adalah peningkatan curah hujan, penurunan curah hujan, suhu ekstrem, cuaca esktrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta kilat atau petir, dan lain sebagainya.

Agie mengatakan, secara umum, bencana hidrometeorologi tidak hanya terjadi saat musim hujan saja, melainkan juga bisa terjadi di musim kemarau.

"Kalau terminologi bencana hidrometeorologi itu, kekeringan juga masuk (kategori bencana hidrometeorologi. Sehingga, tidak hanya pada kasus kelebihan curah hujan (hujan deras saja)," kata Agie dikutip dari Kompas.com, Kamis (3/12/2020).

BNPB mencatat, sepanjang 2021, bencana alam berupa banjir terjadi sebanyak 337 kejadian, puting beliung 186 kejadian, dan tanah longsor 144 kejadian.

Kemudian, disusul karhutla sebanyak 70 kejadian, gempa bumi 13 kejadian, gelombang pasang dan abrasi 12 kejadian, dan kekeringan sebanyak 1 kejadian.

Baca juga: 5 Langkah Aman Membersihkan Rumah Pasca Banjir

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X