Fenomena Hujan Es: Kenapa Bisa Terjadi? Berikut Penjelasan BMKG

Kompas.com - 06/03/2021, 15:30 WIB
ilustrasi hujan es Istimewailustrasi hujan es

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, warganet di dunia maya dihebohkan oleh kejadian hujan es di Kalimantan Timur dan Yogyakarta.

Peristiwa hujan es tersebut diabadikan masyarakat, baik melalui foto dan video kemudian dibagikan melalui media sosial.

Seperti yang ditwit oleh akun @JogjaUpdate 3 Maret 2021 lalu. Tampak butiran es seukuran kelereng berjatuhan ke atas jalanan.

Lalu apa penyebabnya? Kenapa bisa terjadi hujan es? Berikut penjelasan lengkap dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG):

Baca juga: Hujan Es Disertai Angin Lebat di Yogyakarta, Ini Daerah yang Terdampak

Penyebab hujan es

Kabid Diseminasi Informasi Iklik dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko menjelaskan, fenomena hujan es atau hail merupakan fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi dan termasuk dalam kejadian cuaca ekstrim.

Adapun kejadian hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi atau musim pancaroba dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

"Dapat dimungkinkan terjadi pada musim hujan dengan kondisi cuaca sama seperti masa transisi atau pancaroba," kata Hary kepada Kompas.com, Sabtu (6/3/2021).

Hary menyampaikan, fenomena hujan es atau hail ini disebabkan adanya awan cumulonimbus (CB).

"Pada awan ini terdapat tiga macam partikel (yaitu) butir air, butir air super dingin, dan partikel es," ujarnya.

Sehingga, hujan lebat yang masih berupa partikel padat baik es atau hail dapat terjadi tergantung dari pembentukan dan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) tersebut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X