Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Masyarakat Diminta Lakukan Ini...

Kompas.com - 04/03/2021, 16:36 WIB
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoMutasi Virus Corona B.1.1.7

KOMPAS.com - Tepat setahun setelah kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Indonesia, kasus varian baru virus corona B.1.1.7, ditemukan di Tanah Air.

Informasi adanya 2 kasus Covid-19 dengan varian B.1.1.7 disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono dalam acara Inovasi Indonesia untuk Indonesia Pulih Pasca-pandemi, yang disiarkan langsung di kanal YouTube Kemenristek/Brin, Selasa (2/3/2021).

Ia mengonfirmasi bahwa mutasi virus corona B.1.1.7 sudah masuk ke Indonesia.  

"Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi B.1.1.7 UK di Indonesia, ini fresh from the oven baru tadi malam ditemukan dua kasus," kata Dante.

Baca juga: Setahun Virus Corona di Indonesia dan Kado Masuknya Strain B.1.1.7

Dengan ditemukannya kasus varian baru B.1.1.7 di Indonesia, apa yang harus dilakukan?

Meningkatkan 5M

Epidemiolog dari Griffith University, Australia, Dicky Budiman meminta masyarakat untuk meningkatkan 5M.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lima M adalah memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Menurut Dicky, 5M tersebut harus ditingkatkan baik dari sisi kuantitas dan kualitasnya.

"Misalnya kalau sebelumnya pakai masker kain satu lapis, sekarang sebaiknya dua lapis, itu CDC AS juga sudah menyarankan itu," ujar Dicky saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/3/2021).

Ia juga mengingatkan, agar melakukan pola hidup sehat dan rajin berolahraga. Olahraga bisa dilakukan di rumah.

Dicky mengatakan, strain baru virus corona B.1.1.7 ini lebih cepat menular daripada varian yang selama ini menyebar di Indonesia.

"Karena strain baru ini ya cepat banget penularannya, terutama lewat droplet itu,"kata Dicky.

"Jadi ini virusnya sama, SARS-CoV2, kemudian mekanisme penularannya juga sama, gejalanya relatif sama," kata dia.

Baca juga: 7 Gejala Terinfeksi Varian Baru Virus Corona B.1.1.7

Strategi yang harus diterapkan oleh pemerintah juga sama yaitu testing, tracing dan treatment (3T), tetapi kuantitas dan kualitasnya harus ditingkatkan.

Dicky mengatakan, bukan tidak mungkin ditemukannya mutasi ini akan membuat peningkatan kasus dalam beberapa waktu ke depan.

"Kalau peningkatan kasus ya sudah bisa dipastikan ya. Tapi apakah di Indonesia akan terlihat, itu yang belum tentu. Karen ini akan terlihat dari testingnya," ucap Dicky.

Apabila terjadi peningkatan kasus, ujar Dicky, maka dampaknya hunian rumah sakit akan terisi penuh dan bertambahnya tingkat kematian.

Baca juga: Gejala Terkait dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7 yang Sudah Masuk Indonesia

Vaksin masih efektif

Diberitakan Kompas.com, 30 Desember 2020, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof dr Zubairi Djoerban mengatakan, tindakan vaksinasi hampir pasti, namun tetap efektif terhadap varian baru virus corona B.1.1.7.

Zubairi mengatakan bahwa varian baru ini juga tetap akan terdeteksi menggunakan uji PCR.

"Tetap mampu mendeteksi (dengan PCR). Tes PCR ini bisa mendeteksi tiga spike (seperti paku-paku yang menancap pada permukaan virus corona) berbeda," kata dia.

Di sisi lain, para ilmuwan sedang bekerja untuk mempelajari lebih lanjut tentang varian ini untuk lebih memahami betapa mudahnya ia dapat ditularkan dan apakah vaksin resmi saat ini akan melindungi orang terhadap varian baru tersebut.

Saat ini, tidak ada bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah atau peningkatan risiko kematian.

Baca juga: Strain B.1.1.7 Ditemukan di Indonesia, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X