Terdeteksi di Indonesia, Ini Perbandingan Varian Virus Corona B.1.1.7 dengan D614G

Kompas.com - 03/03/2021, 20:30 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi virus corona, Covid-19. (Shutterstock)

KOMPAS.com - Virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 diketahui telah mengalami berklai kali mutasi, hingga menghasilkan varian-varian baru.

Di antara varian baru virus corona adalah varian B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris pada November 2020, dan telah menyebar ke berbagai negara.

Mutasi B.1.1.7 juga telah dikonfirmasi terdeteksi di Indonesia. Temuan mutasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono.

"Tadi malam, saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun (pandemi), hari ini kita menemukan mutasi B.1.1.7, UK (United Kingdom) mutation, di Indonesia," kata Dante, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Peneliti Temukan 3 Varian Virus Corona Penyebab Covid-19, Apa Saja?

Perbandingan mutasi B.1.1.7 dengan D614G

Sebelum kemunculan varian B.1.1.7, para ahli telah mendeteksi kemunculan mutasi virus corona D614G, yang pertama kali terdeteksi di Eropa, sebelum akhirnya menjadi varian paling umum di dunia.

Berikut perbandingan antara mutasi B.1.1.7 dengan D614G, dari beberapa aspek:

1. Tingkat penularan

Varian D614G disebutkan mampu bereplikasi lebih cepat, dan lebih mudah ditularkan, daripada virus yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China.

Hal tersebut diketahui dari eksperimen yang dilakukan para ilmuwan di University of North Carolina di Chapel Hill, dan University of Wisconsin-Madison.

Baca juga: Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Sudah Masuk Indonesia, Ini Informasi Lengkapnya...

Eksperimen pada hamster menunjukkan, varian D614G mereplikasi sekitar 10 kali lebih cepat, dan lebih menular, dibanding virus corona yang terdeteksi di Wuhan.

Sementara itu, mutasi B.1.1.7, yang pertama kali ditemukan di Inggris, diketahui memiliki tingkat penularan 70 persen lebih tinggi dibanding virus yang pertama terdeteksi di Wuhan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X