7 Fakta Terkait Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Kompas.com - 28/02/2021, 13:05 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat meninjau pembangunan jalan Bua-Rantepao bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Rudy Djamaluddin dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Minggu (8/3/2020). Dok. Pemprov Sulawesi SelatanGubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat meninjau pembangunan jalan Bua-Rantepao bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Rudy Djamaluddin dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Minggu (8/3/2020).
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (26/2/2021) malam.

Selain Nurdin, KPK juga menangkap lima orang lainnya terkait dugaan tindak pidana korupsi.

KPK juga menangkap pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan pihak swasta.

Baca juga: Nurdin Abdullah, dari Akademisi hingga Jadi Tersangka Korupsi

Berikut rangkuman informasi mengenai kejadian ini:

1. Diterbangkan ke Jakarta

Atas penangkapan ini, Nurdin dan lima orang lainnya diterbangkan dari Sulawesi Selatan menuju Jakarta.

Keenamnya sampai ke Jakarta pada Sabtu (27/2/2021), dan langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

Menurut informasi, pihak KPK meminta keterangan dari enam orang tersebut yang diduga melakukan praktik korupsi.

Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan yang Diduga Terlibat Kasus Suap

2. Tak banyak kata

Nurdin mengenakan topi biru, masker, dan jaket warna hitam, langsung memasuki gedung KPK didampingi polisi dan satu orang berpakaian batik.

Tidak banyak yang diucapkannya kepada para wartawan yang hadir di gedung KPK.

"Saya tidur, dijemput," ujar Nurdin dalam tayangan siaran langsung Kompas TV, Sabtu (27/2/2021) pagi.

Setelah Nurdin memasuki gedung KPK, beberapa koper juga dibawa masuk ke dalam gedung KPK.

Koper tersebut dijaga ketat oleh satu orang polisi berlaras panjang, namun tidak diketahui isinya.

Baca juga: Perjalanan Nurdin Abdullah, Diciduk KPK, Jadi Tersangka, dan Langsung Ditahan

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X