Update Corona Dunia 27 Februari: 113 Juta Kasus | Kata WHO soal Pasokan Program Covax

Kompas.com - 27/02/2021, 08:19 WIB
Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez. AFP / RICCARDO SAVIPresiden Kolombia Ivan Duque Marquez.

Sementara, untuk kasus sembuh, juga ada penambahan sebanyak 7.261 orang.

Penambahan itu sekaligus menjadikan total pasien sembuh menjadi 1.128.672 orang.

Akan tetapi, pasien yang meninggal dunia karena infeksi virus corona juga bertambah sebanyak 268 orang.

Jumlah pasien yang meninggal dunia kini jumlahnya menjadi 35.786 orang.

Baca juga: Inggris Setujui Penelitian yang Gunakan Relawan untuk Diinfeksi Virus Corona

Kolombia

Presiden Kolombia Ivan Duque mengumumkan, status darurat kesehatan nasional akibat pandemi Covid-19 diperpanjang hingga tiga bulan ke depan.

Status darurat kesehatan di Kolombia seharusnya berakhir pada 28 Februari, diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

Dilansir dari Reuters, Jumat (26/2/2021), Kolombia juga sedang dalam pembicaraan untuk membeli dosis tambahan vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Sinovac Biotech China.

Kolombia sebelumnya mengumumkan perjanjian dengan sejumlah perusahaan farmasi, termasuk Sinovac serta mekanisme Covax yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengamankan 61,5 juta dosis vaksin, cukup untuk menginokulasi sekitar 32,5 juta orang.

"Kami juga dalam pembicaraan dengan Sinovac untuk akuisisi tambahan vaksin di negara kami, yang bisa mencapai sekitar 10 juta lebih dosis," kata Duque.

Baca juga: Mutasi Virus Corona Terus Bermunculan, Apa yang Perlu Kita Pahami?

Ceko

Petugas kesehatan mengangkut pasien COVID-19 dari unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Kyjov ke rumah sakit di Brno, Republik Ceko, Kamis, 22 Oktober 2020. Infeksi virus Corona di Republik Ceko meningkat tajam , mencetak rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Sekitar 4.500 pasien COVID-19 telah memenuhi rumah sakit di negara itu dengan pemerintah memperkirakan sistem kesehatan akan kewalahan pada 11 November jika lonjakan tidak melambat.AP/Petr David Josek Petugas kesehatan mengangkut pasien COVID-19 dari unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit di Kyjov ke rumah sakit di Brno, Republik Ceko, Kamis, 22 Oktober 2020. Infeksi virus Corona di Republik Ceko meningkat tajam , mencetak rekor tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Sekitar 4.500 pasien COVID-19 telah memenuhi rumah sakit di negara itu dengan pemerintah memperkirakan sistem kesehatan akan kewalahan pada 11 November jika lonjakan tidak melambat.
Pemerintah Ceko, Jumat (26/2/2021), mengumumkan pembatasan ketat baru yang membatasi pergerakan orang selama tiga minggu ke depan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Terbaru Daerah yang Masuk Zona Merah dan Hijau Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Daftar Terbaru Daerah yang Masuk Zona Merah dan Hijau Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Tren
Bansos Tunai Rp 300.000 Diperpanjang hingga Juni 2021, Ini Cara Cek Penerima di cekbansos.kemensos.go.id

Bansos Tunai Rp 300.000 Diperpanjang hingga Juni 2021, Ini Cara Cek Penerima di cekbansos.kemensos.go.id

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Puluhan Ribu Mahasiswa 'Menduduki' Gedung DPR/MPR

Hari Ini dalam Sejarah: Puluhan Ribu Mahasiswa "Menduduki" Gedung DPR/MPR

Tren
UPDATE Corona 19 Mei: 10 Negara Kasus Tertinggi | Pasien Covid-19 India Dirawat di Bawah Pohon

UPDATE Corona 19 Mei: 10 Negara Kasus Tertinggi | Pasien Covid-19 India Dirawat di Bawah Pohon

Tren
[POPULER TREN] Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong | Formasi CPNS dan PPPK Paling Banyak Dibutuhkan pada 2021

[POPULER TREN] Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong | Formasi CPNS dan PPPK Paling Banyak Dibutuhkan pada 2021

Tren
INFOGRAFIK: Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong

INFOGRAFIK: Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong

Tren
Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Formasi Apa yang Paling Banyak?

Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Formasi Apa yang Paling Banyak?

Tren
Ternyata Begini Cara Astronot Mencuci Rambutnya di Luar Angkasa

Ternyata Begini Cara Astronot Mencuci Rambutnya di Luar Angkasa

Tren
Kajian Kemenkes: 2 Dosis Vaksin Sinovac Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 94 Persen

Kajian Kemenkes: 2 Dosis Vaksin Sinovac Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 94 Persen

Tren
Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Adakah Perubahan di Aplikasi?

Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Adakah Perubahan di Aplikasi?

Tren
Bagaimana Hamas Dapat Menembus Iron Dome Israel?

Bagaimana Hamas Dapat Menembus Iron Dome Israel?

Tren
Pendaftaran CPNS dan PPPK Dibuka 31 Mei, Ini Syarat dan Ketentuan Lengkapnya

Pendaftaran CPNS dan PPPK Dibuka 31 Mei, Ini Syarat dan Ketentuan Lengkapnya

Tren
Guru TK Nyaris Bunuh Diri karena Ditagih Pinjol, Ini Standar Penagihan Menurut OJK

Guru TK Nyaris Bunuh Diri karena Ditagih Pinjol, Ini Standar Penagihan Menurut OJK

Tren
Menyiasati Lemak Perut di Usia 40 Tahun ke Atas

Menyiasati Lemak Perut di Usia 40 Tahun ke Atas

Tren
Ini Perbedaan CPNS dan PPPK

Ini Perbedaan CPNS dan PPPK

Tren
komentar
Close Ads X