Jatuh sejak 5 Februari, Satelit Telkom-3 Masih Belum Diketahui Titik Pastinya

Kompas.com - 21/02/2021, 08:05 WIB
Satelit Telkom 3S milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, meluncur dari Guiana Space Center, Kourou, Guyana, Perancis, Rabu (15/2/2017) dini hari WIB. Telkom mengalihkan sejumlah pelanggan ke transponder satelit Telkom 3S dan satelit lainnya menyusul gangguan pada satelit Telkom 1
AFP/JODY AMIETSatelit Telkom 3S milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, meluncur dari Guiana Space Center, Kourou, Guyana, Perancis, Rabu (15/2/2017) dini hari WIB. Telkom mengalihkan sejumlah pelanggan ke transponder satelit Telkom 3S dan satelit lainnya menyusul gangguan pada satelit Telkom 1

 

KOMPAS.com - Satelit Telkom-3 milik PT Telekomunikasi Indonesia dikabarkan jatuh pada Jumat (5/2/2021) lalu.

Menurut Lapan, satelit ini diperkirakan jatuh di sekitar Mongolia atau China bagian utara.

Dalam rilis Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Jumat (5/2/2021), hal itu merupakan kali pertama jatuhnya benda antariksa berukuran besar milik Indonesia.

Satelit Telkom-3 (COSPAR-ID 2012-044A, NORAD-ID 38744) diketahui merupakan satelit buatan ISS Reshetnev, Rusia berdasarkan pesanan PT Telkom Indonesia, Tbk.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Satelit Terbesar Saturnus Titan Ditemukan

 

Satelit tersebut diluncurkan pada 6 Agustus 2012 dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, tetapi masalah teknis menyebabkannya gagal mencapai orbit.

Terkait dengan jatuhnya satelit Telkom-3 tersebut, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengatakan, jatuhnya satelit tersebut hingga kini belum diketahui titik pastinya.

"Tidak ada teknologi yang bisa memastikan titik jatuhnya sampah antariksa, kecuali bila ada laporan warga yang menemukannya," ujarnya saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: NASA Tawarkan Rp 502,3 Juta untuk Desain Toilet di Bulan

Titik jatuh Telkom-3

Thomas menambahkan dari data orbit obyek antariksa dari pihak Rusia dan AS yang dianalisis Lapan, menunjukkan titik jatuh Telkom-3 kemungkinan berada di sekitar Mongolia.

Adapun rentang kemungkinan jatuh yakni mulai dari Asia Tengah hingga Pasifik Timur.

Thomas menyampaikan setelah jatuh, satelit tersebut tidak lagi bisa dipantau.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Satelit Pertama Indonesia Palapa A1 Diluncurkan

Thomas mengklaim jatuhnya satelit Telkom-3 tersebut tidak memengaruhi layanan Telkom.

"Sama sekali tidak terkait (dengan layanan). Telkom 3 yang gagal mencapai orbit pada 2012 sudah digantikan satelit Telkom 3 S yang diluncurkan 2017. Jadi layanan Telkom sama sekali tidak terganggu," jelas dia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X