Lion Air Gratiskan Rapid Test Antigen di Sejumlah Rute Penerbangan, Simak Ketentuan dan Cara Mendapatkannya...

Kompas.com - 20/02/2021, 15:05 WIB
Armada Airbus A330-900 NEO yang dioperasikan Lion Air Dok Lion Air/Alexandre Doumenjou Armada Airbus A330-900 NEO yang dioperasikan Lion Air
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Lion Air memberikan layanan gratis rapid test antigen Covid-19 bagi penumpangnya.

Test antigen cuma-cuma tersebut berlaku mulai Senin (22/2/2021), untuk semua penerbangan domestik pada rute yang dilayani pulang-pergi.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, kebijakan ini berlaku hingga adanya pemberitahuan lebih lanjut dari pihak maskapai.

"Penyelenggaraan gratis Rapid Test Antigen Covid-19 sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air, dengan masa berlaku menurut aturan yang telah ditetapkan," kata Danang seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Dimulai Hari Ini, Berikut Sasaran Penerima hingga Mekanisme Pendaftarannya

Ketentuan penerbangan domestik periode 09 Februari 2021 hingga pemberitahuan lebih lanjut sesuai dengan Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2021 Kementerian Perhubungan tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2021 Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tentang Perpanjangan Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Adapun ketersediaan rapid test antigen secara gratis berlaku untuk rute penerbangan domestik yang dilayani pulang-pergi berikut

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  • Jakarta-Medan-Jakarta
  • Jakarta-Padang-Jakarta
  • Jakarta-Pekanbaru-Jakarta
  • Jakarta-Palembang-Jakarta
  • Jakarta-Pangkalpinang-Jakarta
  • Jakarta-Banjarmasin-Jakarta

Baca juga: Pemerintah Gratiskan Vaksin Covid-19, Mengapa Diberikan Lewat Suntikan?

Sementara itu, kota dan bandar udara keberangkatannya antara lain:

1. Jakarta: Banda Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK)

2. Medan: Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)

3. Padang: Bandar Udara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG)

4. Pekanbaru: Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Simpang Tiga, Riau (PKU)

5. Palembang: Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM)

6. Pangkalpinang: Bandar Udara Depati Amir di Dul, Beluluk, Pangkalan Baru, Bangka, Kepulauan Bangka Belitung (PGK)

7. Banjarmasin: Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).

Baca juga: 6 Tempat Rawan Penularan Covid-19, dari Kantor hingga Restoran

Ketentuan

Lebih lanjut, ketentuan pelaksanaan gratis rapid antigen Covid-19 gratis sebagai berikut:

1. Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket penerbangan Lion Air pada periode pemesanan mulai 22 Februari 2021 dan seterusnya, dengan periode penerbangan mulai 22 Februari 2021 dan seterusnya.

2. Wajib memiliki voucher rapid test antigen Covid-19.

3. Proses mendapatkan voucher rapid test antigen bersamaan saat melakukan pembelian atau pemesanan tiket mulai 22 Februari 2021 dan seterusnya, dengan cara berikut

  • Secara online melalui situs www.lionair.co.id, online travel agent, dan call center dengan memilih menu "Layanan Rapid Test"
  • Secara offline dengan mendatangi kantor penjualan tiket Lion Air, kantor agen mitra penjualan dan lainnya, menyampaikan bahwa membutuhkan atau ingin mendapatkan voucher rapid test antigen Covid-19

Baca juga: Vaksin Pfizer Palsu Dijual Rp 28 Juta di Meksiko, 6 Orang Ditangkap

4. Wajib menunjukkan voucher rapid test antigen Covid-19 saat mendatangi fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan Lion Air.

5. Pelaksanaan rapid test antigen Covid-19 khusus di jaringan kerja sama Lion Air dengan fasilitas kesehatan (klinik, rumah sakit, laboratorium dan lainnya).

6. Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air (tiket dipesan dan diterbitkan mulai 22 Februari 2021) dan belum melaksanakan rapid test antigen Covid-19, bisa mendapatkan voucher rapid test antigen Covid-19.

Baca juga: Selain Garuda Indonesia, Ini Maskapai Penerbangan yang Berikan Masker di Pesawatnya

Kode pemesanan tiket

Caranya dengan mengisi atau memasukkan kode pemesanan tiket (booking code) pada www.lionair.co.id atau menunjukkan kode pemesanan melalui kantor penjualan Lion Air Group.

Danang berharap, program ini akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara.

"Mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, dalam upaya mendukung program digitalisasi secara bertahap pada dokumen kesehatan perjalanan udara, setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan secara elektronik (digital) dan terintegrasi dengan platform kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card–eHAC) sebagai salah satu kelengkapan dokumen perjalanan udara.

Baca juga: Simak 3 Gejala Baru Covid-19, dari Anosmia hingga Parosmia

  • Sebelum keberangkatan

Calon penumpang diharapkan mengunduh aplikasi e-HAC melalui smartphone masing-masing dari Google Play Store atau Apple Store atau dapat diakses https://inahac.kemkes.go.id/.

Calon penumpang menerima surat hasil uji kesehatan elektronik dan mendapat QR Code di aplikasi e-HAC.

Kode ini merupakan barcode dua dimensi yang bisa memberikan informasi secara langsung sesuai data dan hasil tes Covid-19.

Calon penumpang akan menunjukkan barcode (QR code) kepada petugas lembaga terkait yang melakukan verifikasi (pemeriksaan) dokumen uji kesehatan di terminal bandar udara.

Sistem e-HAC dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam hal ini Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Baca juga: Studi, Gorengan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

  • Saat kedatangan

Penumpang mendaftarkan diri pada aplikasi e-HAC sebelum keberangkatan atau ketika setelah mendarat dengan mengisi semua persyaratan sesuai kolom (form) yang ada/ tertera, berdasarkan data diri serta riwayat secara benar dan tepat.

Panduan mengisi e-HAC silakan untuk membaca dan cermati dari petunjuk berikut ini:

https://infeksiemerging.kemkes.go.id/download/Panduan_Pengguna_Aplikasi_E-HAC.pdf

Setelah tiba di terminal kedatangan bandar udara tujuan, tunjukkan barcode (QR code) pada aplikasi e-HAC kepada petugas kesehatan.

Mesin pemindai akan membaca dan memeriksa data-data yang sudah isi sebelumnya.

Baca juga: 6 Hal yang Perlu Diketahui tentang Vaksin Nusantara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.