Kompas.com - 03/02/2021, 18:15 WIB
Ganjar Pranowo mengungkapkan pendapatnya saat menanggapi desakan lockdown dari epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman di ruang kerja Gubernur Jateng, Rabu (27/1/2021). Humas Pemprov JatengGanjar Pranowo mengungkapkan pendapatnya saat menanggapi desakan lockdown dari epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman di ruang kerja Gubernur Jateng, Rabu (27/1/2021).

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau memborong bahan makanan menjelang diberlakukannya "Jateng di Rumah Saja", 6-7 Februari 2021.

Sebagaimana diketahui, dalam kebijakan yang ditujukan untuk mengurangi potensi penyebaran Covid-19 tersebut, tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, seperti pasar dan pusat perbelanjaan akan ditutup.

Ganjar mempersilakan masyarakat yang perlu menyiapkan bahan makanan untuk berbelanja terlebih dahulu sebelum pasar dan pusat perbelanjaan ditutup, tetapi dengan catatan tidak perlu berlebihan.

“Nah kita siap-siap, sebelum dua hari itu, yang pengin belanja dulu untuk persiapan di rumah, tidak usah banyak-banyak toh cuma dua hari,” kata Ganjar, dikutip dari laman Humas Jateng, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Pasar Ditutup Saat “Jateng di Rumah Saja”, Pedagang: Dampaknya Sangat Buruk

Menurunkan kasus Covid-19

Ganjar mengatakan, kebijakan Jateng di Rumah Saja merupakan respons dari daerah setelah Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menyebut pelaksanaan PPKM gagal.

Dia berharap, gerakan ini dapat memberi pemahaman pada masyarakat tentang kedisiplinan yang akan berdampak baik, terutapa pada penurunan kasus Covid-19.

Ketentuan mengenai 'Jateng di Rumah Saja' tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 443.5/0001933 tanggal 2 Februari 2021.

Isinya mengatur tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jawa Tengah.

Dalam SE tersebut, seluruh masyarakat Jawa Tengah diimbau untuk tetap tinggal di rumah, dan tidak melakukan aktivitas di luar lingkungan rumah pada 6 dan 7 Februari 2021.

Baca juga: Ini Ketentuan Jateng di Rumah Saja yang Berlaku 6-7 Februari

Distribusi logistik bahan pokok 

Sementara itu, terkait dengan kebutuhan logistik masyarakat selama Jateng di Rumah saja diberlakukan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng sudah berkoordinasi dengan dinas yang membidangi urusan perdagangan di masing-masing kabupaten/kota.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X