Kompas.com - 02/02/2021, 15:30 WIB
Aung San Suu Kyi, Pemimpin de facto Myanmar KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoAung San Suu Kyi, Pemimpin de facto Myanmar

KOMPAS.com - Kudeta militer terjadi di Myanmar setelah pemimpin de facto negara itu, Aung San Suu Kyi, ditahan oleh pihak militer pada Senin (1/2/2021).

Selain Suu Kyi, sejumlah tokoh senior dari partai National League for Democracy (NLD) ditangkap dalam sebuah penggerebekan pada Senin dini hari.

Penahanan Suu Kyi dan politikus dari partai NLD terjadi setelah ketegangan yang meningkat selama beberapa hari terakhir antara pemerintahan sipil dengan militer.

Militer Myanmar, yang dikenal sebagai Tatmadaw, menuduh NLD telah mencurangi hasil pemilu November 2020, sehingga bisa menang telak.

Menjadi tahanan militer bukan pertama kalinya dialami Suu Kyi. 

Perempuan kelahiran 19 Juni 1945 itu sebelumnya pernah menjadi tahanan rumah antara tahun 1989 hingga 2010.

Hal itu setelah dia berperan sebagai tokoh oposisi Myanmar yang konsisten menyuarakan demokrasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Darah politik Suu Kyi barangkali diturunkan dari ayahnya, Aung San, Perdana Menteri Myanmar di era kolonial Inggris, yang tewas dibunuh saat mempersiapkan kemerdekaan negara itu.

Ketika ayahnya terbunuh, Suu Kyi masih berusia 

Selengkapnya, berikut ini infografik sosok pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi: 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Aung San Suu Kyi, Pemimpin de facto Myanmar


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X