Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2021

Kompas.com - 02/02/2021, 06:30 WIB
Mela Arnani,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Webometrics Ranking of World Universities telah merilis hasil pemeringkatan perguruan tinggi negeri, yang dinilai berdasarkan website masing-masing universitas di dunia. 

Total ada 31.000 kampus yang masuk dalam daftar tersebut, termasuk di dalamnya banyak juga universitas dari Indonesia.

Dilansir dari situs resmi webometrics, terdapat sejumlah indikator dan metodologi untuk mendapatkan pemeringkatan tersebut. Di antaranya sebagai berikut: 

  • Visibilitas, yaitu jumlah jaringan eksternal (subnet) yang terhubung ke halaman web institusi (dinormalisasi dan kemudian nilai maksimum dipilih)
  • Aspek impact dinilai dari banyaknya backlink dari situs luar.
  • Sementara, openness diukur dari jumlah file berbagai jenis (.pdf, .doc, .ps, .eps, .docx, .ppt, atau .pptx), yang dapat diakses dan terhubung dengan domain situs universitas.
  • Adapun excellence dinilai dari jumlah artikel publikasi ilmiiah karya civitas akademika universitas tersebut.

Baca juga: 10 Universitas Swasta Terbaik Versi Webometrics hingga QS World

Webometrics Ranking of World Universities sendiri diinisiasi oleh Cybermetrics Lab, sebuah kelompok riset yang menjadi bagian dari Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan riset publik terbesar di Spanyol.

Pemeringkatan yang telah dilakukan sejak tahun 2004 ini bertujuan untuk mempromosikan open access terhadap pengetahuan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi.

Pada tahun ini, terdapat sekitar 31.000 perguruan tinggi di lebih dari 200 negara yang masuk dalam daftar pemeringkatan.

Daftar universitas terbaik di Indonesia

Berikut 10 universitas di Indonesia berdasarkan pemeringkatan Webometrics 2020:

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

UGM menduduki nomor wahid, menjadi universitas terbaik di Indonesia versi Webometrics Januari 2021.

Dari peringkat dunia, UGM berada di posisi ke-810.

Baca juga: UGM Raih Peringkat 1 Versi Webometrics

Rincian ranking UGM dari ketiga aspek sebagai berikut:

  • Aspek impact: peringkat 578
  • Aspek openness: peringkat 638
  • Aspek excellence: peringkat 1.500

2. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Menyusul di peringkat kedua, IPB berada di urutan ke-1088 dunia.

Rincian ranking UGM dari keempat aspek sebagai berikut:

  • Aspek impact: peringkat 679
  • Aspek openness: peringkat 698
  • Aspek excellence: peringkat 2174

3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Berdasarkan data yang dirilis Webometrics pada Januari 2021, ITS berada di posisi ketiga.

Rincian ranking ITS dari ketiga aspek sebagai berikut:

  • Aspek impact: peringkat 930
  • Aspek openness: peringkat 1063
  • Aspek excellence: peringkat 1739

Sementara itu, ITS menempati posisi ke-1089 dunia.

Baca juga: UGM, UI, dan ITB Masuk 100 Besar Universitas Terbaik Asia

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Pelaku Penyelundupan Orang Bermodus Iklan Lowker via TikTok Ditangkap di Surabaya, Ini Kronologinya

Pelaku Penyelundupan Orang Bermodus Iklan Lowker via TikTok Ditangkap di Surabaya, Ini Kronologinya

Tren
Apa yang Akan Terjadi Saat Berjalan Kaki 10.000 Langkah per Hari Selama Sebulan?

Apa yang Akan Terjadi Saat Berjalan Kaki 10.000 Langkah per Hari Selama Sebulan?

Tren
3 Manfaat Mengonsumsi Madu dan Teh Hijau, Baik bagi Penderita Diabetes

3 Manfaat Mengonsumsi Madu dan Teh Hijau, Baik bagi Penderita Diabetes

Tren
BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 18-19 Mei 2024

BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 18-19 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 17-18 Mei 2024 | Ikan Tinggi Purin Pantangan Penderita Asam Urat

[POPULER TREN] Wilayah Berpotensi Hujan Lebat 17-18 Mei 2024 | Ikan Tinggi Purin Pantangan Penderita Asam Urat

Tren
Kondisi Geografis Mahakam Ulu, Tetangga IKN yang Dikepung Sungai dan Kini Darurat Banjir

Kondisi Geografis Mahakam Ulu, Tetangga IKN yang Dikepung Sungai dan Kini Darurat Banjir

Tren
Pesona Air Terjun

Pesona Air Terjun

Tren
Update Banjir Mahakam Ulu, Ratusan Orang Masih Mengungsi

Update Banjir Mahakam Ulu, Ratusan Orang Masih Mengungsi

Tren
Ribka Sugiarto Mundur dari Pelatnas, Kekasih Ungkap Alasannya

Ribka Sugiarto Mundur dari Pelatnas, Kekasih Ungkap Alasannya

Tren
Ilmuwan Akhirnya Tahu Bagaimana Cara Orang Mesir Kuno Membangun Piramida

Ilmuwan Akhirnya Tahu Bagaimana Cara Orang Mesir Kuno Membangun Piramida

Tren
Ada Aturan Baru KRIS, Apakah Perawatan ICU Ditanggung BPJS Kesehatan?

Ada Aturan Baru KRIS, Apakah Perawatan ICU Ditanggung BPJS Kesehatan?

Tren
Jemaah Tolong Jemaah, Kisah Manis Persaudaraan di Madinah

Jemaah Tolong Jemaah, Kisah Manis Persaudaraan di Madinah

Tren
Kata BWF soal Keputusan Kevin Sanjaya Pensiun dari Bulu Tangkis

Kata BWF soal Keputusan Kevin Sanjaya Pensiun dari Bulu Tangkis

Tren
Seorang Pria yang Diduga Terafiliasi Jemaah Islamiyah Serang Kantor Polisi Malaysia, 2 Petugas Meninggal Dunia

Seorang Pria yang Diduga Terafiliasi Jemaah Islamiyah Serang Kantor Polisi Malaysia, 2 Petugas Meninggal Dunia

Tren
Cara Menaikkan Trombosit bagi Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD)

Cara Menaikkan Trombosit bagi Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD)

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com