Virus Nipah: Gejala, Masa Inkubasi, Cara Penularan dan Pencegahannya

Kompas.com - 27/01/2021, 17:20 WIB
Virus Nipah yang ditemukan pada paru-paru babi di Malaysia Peter Hooper/CSIRO/WikimediaVirus Nipah yang ditemukan pada paru-paru babi di Malaysia

KOMPAS.com - Belum selesai ancaman virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19 di seluruh dunia, ada satu lagi virus yang disebut berpotensi menimbulkan pandemi baru.

Virus ini bernama Nipah dan ditemukan di kawasan Asia oleh pemburu virus asal Thailand, Supaporn Wacharapluesadee.

Mengutip BBC (12/1/2021), Wacharapluesadee yang juga peneliti di Chulalongkorn University, Bangkok telah mengambil ribuan sampel kelelawan dan mendeteksi banyak jenis virus.

Baca juga: Ancaman di Asia, 5 Fakta Virus Nipah dari Gejala hingga Penularan

Di antara jenis virus corona yang banyak ia temukan, ada jenis virus lain yang berhasil ia dapatkan, itu adalah virus nipah yang dapat menular kepada manusia dan belum ada vaksinnya.

Virus nipah berasal dari inang kelelawar buah dan hingga saat ini, virus yang disingkat dengan NiV ini telah menyebabkan kematian di antara 40-75 persen orang yang terinfeksi. 

Gejala

Hampir sama seperti Covid-19, dikutip dari laman WHO, infeksi NiV pada manusia dapat menimbulkan gejala dan ada juga yang tidak bergejala. 

Dampak paling parah disebutkan bisa berupa infeksi saluran pernapasan akut, kejang, ensefalitis yang fatal, hingga menyebabkan koma dalam waktu 24-48 jam.

Namun untuk gejala umumnya, orang yang terinfeksi virus ini biasanya akan menunjukkan gejala sebagai berikut:

  1. Demam,
  2. Sakit kepala,
  3. Nyeri otot,
  4. Muntah,
  5. Sakit tenggorokan.

Baca juga: Mengenal Virus Nipah, Ancaman Pandemi Berikutnya di Asia

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditutup Hari Ini Pukul 12.00 WIB, Berikut Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12

Ditutup Hari Ini Pukul 12.00 WIB, Berikut Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12

Tren
Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Ditutup Hari Ini Pukul 12.00!

Pendaftaran Prakerja Gelombang 12 Ditutup Hari Ini Pukul 12.00!

Tren
Update Corona Global 26 Februari: 113,5 Juta Positif | Vaksin Pfizer Diklaim Efektif Kurangi Gejala hingga 94 Persen

Update Corona Global 26 Februari: 113,5 Juta Positif | Vaksin Pfizer Diklaim Efektif Kurangi Gejala hingga 94 Persen

Tren
Prakerja Gelombang 12 Ditutup Hari Ini, Simak 6 Hal Berikut Sebelum Mendaftar

Prakerja Gelombang 12 Ditutup Hari Ini, Simak 6 Hal Berikut Sebelum Mendaftar

Tren
Video Viral Penjual Bakso Beranak di Jepang Fasih Berbahasa Jawa, Ternyata Ini Ceritanya

Video Viral Penjual Bakso Beranak di Jepang Fasih Berbahasa Jawa, Ternyata Ini Ceritanya

Tren
3 Hal yang Perlu Diketahui soal Apa Itu Polisi Virtual, dari Tugas hingga Cara Kerja

3 Hal yang Perlu Diketahui soal Apa Itu Polisi Virtual, dari Tugas hingga Cara Kerja

Tren
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter ke Barat Daya

Tren
Kartu Prakerja 2021 Dibuka, Apakah 'Alumni' 2020 Bisa Daftar Lagi?

Kartu Prakerja 2021 Dibuka, Apakah "Alumni" 2020 Bisa Daftar Lagi?

Tren
Simak, Ini 5 Tahap yang Harus Dilalui jika Lolos Kartu Prakerja

Simak, Ini 5 Tahap yang Harus Dilalui jika Lolos Kartu Prakerja

Tren
Analisis BMKG Terkait Gempa M 5,1 yang Mengguncang Pandeglang, Banten

Analisis BMKG Terkait Gempa M 5,1 yang Mengguncang Pandeglang, Banten

Tren
Hari Ini, Terakhir Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12

Hari Ini, Terakhir Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12

Tren
Bertemu Jusuf Kalla pada Sebuah Sore

Bertemu Jusuf Kalla pada Sebuah Sore

Tren
Dubai Disebut Paling Aman Selama Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

Dubai Disebut Paling Aman Selama Pandemi Covid-19, Apa Alasannya?

Tren
[POPULER TREN] Hari Terakhir Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 | Ramai soal Legalitas VTube

[POPULER TREN] Hari Terakhir Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 | Ramai soal Legalitas VTube

Tren
[KLARIFIKASI] Video Mobil Hanyut Terbawa Arus Banjir Disebut di Jakarta

[KLARIFIKASI] Video Mobil Hanyut Terbawa Arus Banjir Disebut di Jakarta

Tren
komentar
Close Ads X