Update Covid-19 di Dunia 26 Januari: Tembus 100 Juta Kasus | Vaksin Moderna Diklaim Efektif pada Varian Baru Virus Corona

Kompas.com - 26/01/2021, 08:14 WIB
Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. AFP/HECTOR RETAMALPetugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu.

 

Update Covid-19 di dunia

Berikut ini beberapa perkembangan terkait pandemi virus corona di sejumlah negara, dilansir dari The Guardian, Senin (25/1/2021):

Moderna

Produsen vaksin Covid-19 asal Amerika Serikat, Moderna, mengonfirmasi bahwa vaksin buatan mereka efektif terhadap varian baru virus corona yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Inggris.

Berdasarkan laporan Reuters, pada Senin (25/1/2021) Moderna mengatakan bahwa vaksin Covid-19 buatan mereka menghasilkan antibodi penawar virus dalam tes laboratorium terhadap varian virus corona baru yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Perusahaan itu mengatakan, dua dosis vaksin Moderna diharapkan dapat melindungi terhadap varian baru yang telah terdeteksi.

Meski demikian, Moderna mengatakan, akan menguji penguat vaksin terhadap varian Afrika Selatan dalam uji pra-klinis, untuk melihat apakah itu akan lebih efektif dalam meningkatkan antibodi terhadap varian itu dan varian lain yang mungkin muncul di masa depan.

Uni Eropa

Uni Eropa mengancam akan memberlakukan kontrol ketat pada ekspor vaksin virus corona yang diproduksi di wilayah negara anggotanya.

Menghadapi kritik atas program vaksinasi Covid-19 yang lambat di Uni Eropa, Komisi Uni Eropa mengancam akan memberlakukan kontrol ketat pada vaksin, yang akan mempengaruhi vaksin Pfizer yang diproduksi di Belgia.

Komisaris kesehatan Eropa Stella Kyriakides menyalahkan perusahaan farmasi AstraZeneca, yang bekerjasama dengan Universitas Oxford dalam pengembangan vaksin, yang gagal memberikan penjelasan yang valid, setelah tidak dapat menyediakan dosis vaksin untuk Uni Eropa.

Dia memperingatkan, Uni Eropa akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk melindungi warganya dan hak-haknya.

Kyrikiades menambahkan, mekanisme transparansi ekspor akan diberlakukan secepat mungkin.

“Ke depan, semua perusahaan yang memproduksi vaksin Covid-19 di UE harus memberikan notifikasi awal setiap kali mereka ingin mengekspor vaksin ke negara ketiga,” ujarnya.

Islandia

Warga negara Islandia akan segera menerima sertifikat vaksinasi Covid-19, yang memungkinkan mereka menghindari persyaratan karantina.

Pada Senin (25/1/2021) Direktorat Kesehatan Islandia mengatakan, mereka sedang dalam proses menyelesaikan sistem untuk warga Islandia yang telah divaksinasi penuh, agar bisa mendapatkan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Sekitar 4.500 orang di negara itu telah menerima suntikan dosis kedua, dan dengan demikian akan dianggap telah divaksinasi penuh terhadap virus corona.

Berdasarkan keterangan di situs web pemerintah, sertifikat tersebut akan tersedia secara online.

Hal itu bertujuan untuk memfasilitasi pergerakan orang antar negara, sehingga individu dapat menunjukkan sertifikat vaksin di perbatasan, dan dibebaskan dari tindakan pembatasan Covid-19 sesuai dengan aturan negara yang bersangkutan.

Meksiko

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan, Rusia akan memasok negaranya dengan 24 juta dosis vaksin Sputnik V Covid-19 selama dua bulan ke depan.

Hal tersebut dia sampaikan setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Jumlah tersebut meningkat pesat dari target sebelumnya sebesar 7,4 juta dosis.

Diplomasi vaksin Rusia telah berjalan baik di kawasan Amerika Latin setelah perusahaan farmasi lain, termasuk Pfizer Inc yang berbasis di Amerika Serikat, mengumumkan kekurangan suplai dalam rencana distribusi.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X