5 Aplikasi Pesan Selain WhatsApp, Apa Saja?

Kompas.com - 24/01/2021, 20:45 WIB
ilustrasi WhatsApp mashable.comilustrasi WhatsApp

KOMPAS.com - Informasi terkait aplikasi pesan WhatsApp baru-baru ramai diperbincangkan publik. Hal itu, salah satunya lantaran adanya notifikasi permintaan persetujuan kebijakan privasi baru yang dikeluarkan oleh WhatsApp.

Kebijakan ini memicu munculnya kekhawatiran mengenai data pribadi pengguna WhatsApp yang akan dibagikan kepada Facebook.

Baca juga: Cara Registrasi Vaksinasi Covid-19 bagi Tenaga Kesehatan via WhatsApp

Sebelumnya, rencana kebijakan privasi tersebut akan diberlakukan pada 8 Februari, namun WhatsApp telah mengeluarkan pemberitahuan bahwa pemberlakukan kebijakan baru tersebut akan diundur.

Pada Minggu (24/1/2021) malam, tagar UnistallWhatsapp bahkan menjadi salah satu trending topic di media sosial Twitter.

Tagar tersebut dibicarakan lebih dari 6.224 pengguna.

Baca juga: Berikut Sederet Aplikasi Pesan Selain WhatsApp, Apa Saja?

Lantas, seandainya ingin uninstall WhatsApp dan berpindah menggunakan aplikasi lain, aplikasi apa yang bisa digunakan?

1. Telegram

Aplikasi TelegramTech Crunch Aplikasi Telegram

Melansir dari Independent, Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan yang banyak disukai sebagai pengganti WhatsApp.

Aplikasi ini banyak memiliki fitur yang sama dengan WhatsApp dan bahkan memiliki beberapa tambahan.

Mengutip dari Telegraph, ketika menggunakan Telegram, salah satu fitur yang menonjol adalah pengguna dapat mengundang pengguna lain dalam 'obrolan rahasia' yang dienkripsi secara end to end, mampu menghapus dirinya sendiri, tak dapat diteruskan dan menurut aplikasi tak akan meninggalkan jejak di server Telegram.

Baca juga: Mengenal Telegram, Aplikasi Pesan yang Sedang Dilirik Banyak Orang

Selain itu, pengguna yang melakukan obrolan rahasia ini akan diberitahu saat ada yang mencoba mengambil tangkapan layar.

Kelebihan lain dari Telegram adalah mampu mendukung hingga 200.000 anggota dalam satu kelompok.

Karena itulah aplikasi ini dipakai para kelompok aksi protes di Hong Kong, Iran dan Spanyol.

Baca juga: Whatsapp atau Telegram, Pilih yang Mana?

Aplikasi ini memiliki banyak fitur dan bukan produk Facebook yang dianggap banyak orang sebagai sebuah keuntungan.

Namun Telegram memiliki sejumlah kekurangan.

Meskipun ia 'menjual diri' sebagai platform privasi namun aplikasi ini tidak menawarkan enkripsi pesan secara default.

Baca juga: Facebook Luncurkan Messenger Rooms Saingi Zoom, Bagaimana Cara Penggunaannya?

Enkripsi hanya berlaku pada "Obrolan Rahasia" aplikasi.

Bahkan dalam obrolan rahasia itu Telegram mengirimkan pratinjau tautan ke server jarak jauh kecuali jika fungsi itu dimatikan.

"Telegram bukan 'utusan terenkripsi'" kata Zeynep Tufekci, seorang Profesor Ilmu Informasi di Universitas North Carolina.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X