Studi Temukan Wanita di Italia Terinfeksi Covid-19 pada November 2019

Kompas.com - 21/01/2021, 06:05 WIB
Ilustrasi virus corona SHUTTERSTOCK/RUKSUTAKARN studioIlustrasi virus corona
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Sebuah studi oleh tim ilmuwan di Universitas Milan menunjukkan seorang wanita di kota Italia utara telah terinfeksi Covid-19 pada November 2019.

Melansir Anadolu Agency, wanita berusia 25 tahun tersebut mengalami dermatitis atopik.

Menurut penelitian yang diterbitkan 7 Januari 2021 oleh British Journal of Dermatology, biopsi yang dilakukan pada kulit wanita tersebut menyoroti keberadaan virus corona jenis baru.

Baca juga: Berkaca dari Airlangga Hartarto, Bisakah Orang yang Belum Terinfeksi Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen?

Penemuan ini membuat wanita tersebut menjadi pasien nol dari wabah virus corona di Italia, yang telah menjadi salah satu penyakit paling mematikan di Eropa.

Penelitian terbaru yang dikoordinasikan Raffaele Gianotti di Universitas Milan, didasarkan pada analisis biopsi kulit yang dilakukan pada musim gugur 2019.

Patologi kulit diamati pada 5-10 persen pasien Covid-19.

Baca juga: Bersihkan Jerawat dan Komedo Sendiri, Apakah Aman?

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X