Update Corona Dunia 18 Januari 2021: Hari Pertama, India Suntik Vaksin 190.000 Orang

Kompas.com - 18/01/2021, 10:24 WIB
Relawan mengikuti tes swab antigen di Posko dukungan penanganan COVID-19 BPBD DIY di Semaki, Yogyakarta, Minggu (3/1/2020). Tim Reaksi Cepat BPBD DIY melakukan penambahan personil relawan untuk mengoptimalkan dukungan penanganan pandemi COVID-19 di Yogyakarta khususnya proses pemakaman dan dekontaminasi. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah.
         ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah Relawan mengikuti tes swab antigen di Posko dukungan penanganan COVID-19 BPBD DIY di Semaki, Yogyakarta, Minggu (3/1/2020). Tim Reaksi Cepat BPBD DIY melakukan penambahan personil relawan untuk mengoptimalkan dukungan penanganan pandemi COVID-19 di Yogyakarta khususnya proses pemakaman dan dekontaminasi. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah.

KOMPAS.com - Kasus infeksi virus corona di dunia masih terus bertambah setiap harinya.

Menurut data Worldometers, Senin (18/1/2021) pagi, jumlah kasus Covid-19 di dunia tercatat 95.464.775 kasus. Dari angka itu, 2.039.083 orang meninggal dunia, dan 68.155.452 orang sembuh.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus tertinggi. Kasus Covid-19 di AS berjumlah lebih dari 24 juta kasus.

Meski saat ini beberapa produk vaksin telah dikembangkan dan diberikan izin penggunaan darurat di sejumlah negara, namun hal ini tidak secara instan menyelesaikan kasus-kasus infeksi yang terjadi di masyarakat.

Bagaimana perkembangan kasus virus corona di beberapa negara di dunia?

India

Dokter menunjukkan vaksin Covid-19 di rumah sakit pemerintah di Jammu, India, pada Sabtu (16/1/2021). India mulai memvaksinasi para tenaga kesehatan hari itu, yang merupakan salah satu program vaksinasi virus corona terbesar di dunia, karena negara tersebut berpenduduk 1,3 miliar jiwa.AP PHOTO/CHANNI ANAND Dokter menunjukkan vaksin Covid-19 di rumah sakit pemerintah di Jammu, India, pada Sabtu (16/1/2021). India mulai memvaksinasi para tenaga kesehatan hari itu, yang merupakan salah satu program vaksinasi virus corona terbesar di dunia, karena negara tersebut berpenduduk 1,3 miliar jiwa.
India merupakan salah satu negara di Asia yang sudah memulai program vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (16/1/2021).

Pada hari pertama vaksinasi, India memberikan vaksin kepada 190.000 penerima.

Kabar baiknya, melansir DW, Minggu (17/1/2021) tidak ada satu pun dari penerima vaksin, baik Oxford/AstraZeneca atau Covaxin yang digunakan India, mengalami efek samping mengkhawatirkan.

Angka 190.000 vaksin dalam sehari yang telah dicapai India di bawah angka target awal sebanyak 300.000 orang pada hari pertama.

Ternyata, ada kesalahan dalam penggunaan aplikasi yang digunakan untuk mengkoordinasikan warga sehingga beberapa tidak mengetahui bahwa mereka masuk dalam daftar pertama penerima vaksin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X