Vaksinasi Covid-19, Berapa Nakes yang Sudah Registrasi dan Divaksin?

Kompas.com - 18/01/2021, 09:00 WIB
Sebanyak 34.840 vial vaksin Covid-19 kembali tiba di Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (15/1/2021). Pengiriman ini merupakan pengiriman vaksin tahap pertama untuk termin kedua. Mengenai pendistribusiannya, masih menunggu instruksi dari Kementrian Kesehatan RI. KOMPAS.COM/DEWANTOROSebanyak 34.840 vial vaksin Covid-19 kembali tiba di Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat (15/1/2021). Pengiriman ini merupakan pengiriman vaksin tahap pertama untuk termin kedua. Mengenai pendistribusiannya, masih menunggu instruksi dari Kementrian Kesehatan RI.

KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi Covid-19 tahap awal akan menargetkan vaksinasi pada 1,48 juta tenaga kesehatan. 

Nakes menjadi golongan yang termasuk dalam priorotas penerima vaksin tahap awal bersama tokoh agama, tenaga pendidik, dan aparatur pemerintah. 

Sudah berapa banyak tenaga kesehatan yang melakukan registrasi dan menjalani vaksinasi? 

Baca juga: Cara Cek Penerima Vaksin Covid-19 dan Registrasi via SMS hingga WA

500.000-an

Jubir Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, ratusan ribu nakes telah melakukan registrasi sebagai peserta vaksinasi Covid-19.

Jumlah tersebut baru sepertiga dari total target tenaga kesehatan seperti yang disebutkan Menkes Budi. 

"Jumlah yang registrasi sudah 500.000-an nakes," terang Nadia saat dihubungi Kompas.com, Minnggu (17/1/2021).

Selain itu, jumlah nakes yang telah menjalani vaksinasi juga belum terlalu banyak. Dia menyebut baru puluhan ribu tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi.

"Dari yang sudah registrasi itu, baru 20.000-an yang melakukan vaksinasi," ungkap Nadia.

Baca juga: Jokowi Disuntik Vaksin Pertama, Ini Cara Kerja Vaksin Sinovac Cegah Covid-19

Program vaksinasi

Sebelumnya program vaksinasi Covid-19 dimulai pada Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang mendapatkan suntukan vaksin Covid-19 dari Sinovac. 

Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X