Mengapa Warna Matahari Pagi dan Sore Berbeda dengan Siang Hari?

Kompas.com - 17/01/2021, 19:37 WIB
Ilustrasi matahari ShutterstockIlustrasi matahari

KOMPAS.com - Bagi kebanyakan orang, menjelang terbit dan tenggelamnya Matahari merupakan waktu yang paling banyak ditunggu untuk berfoto.

Semburat merah yang tergores di langit memang sayang untuk dilewatkan, khususnya ketika senja.

Istilah 'sobat senja' pun mulai muncul dan disematkan bagi para pemburu senja.

Namun, pernahkah Anda berpikir mengapa warna matahari pagi dan sore berbeda dengan siang hari?

Adalah atmosfer Bumi yang membuat perbedaan warna itu.

Selain menyediakan sumber daya penting yang menjamin kelangsungan hidup semua bentuk kehidupan di Bumi, atmosfer juga menyebabkan beberapa fenomena menarik.

Fenomena itu di antaranya, aliran angin, warna biru langit, dan warna matahari yang beragam pada waktu berbeda.

Baca juga: Benarkah Nyamuk Lebih Tertarik pada Orang dengan Golongan Darah O?

Pada hakikatnya, sinar matahari murni berwarna putih karena merupakan kombinasi dari ketujuh warna pelangi dan semuanya memiliki panjang gelombang yang berbeda.

Melansir Science ABC, Minggu (17/1/2021), ketika sinar matahari mencapai Bumi dan menghantam atmosfer, partikel yang ada pada atmosfer cenderung menyebarkan cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek, seperti biru dan ungu.

Partikel itu juga membiarkan warna dengan ukuran gelombang lebih panjang, seperti merah, kuning, dan oranye, untuk lewat.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X