Studi di Wuhan Temukan Gejala Covid-19 Dapat Bertahan hingga 6 Bulan

Kompas.com - 16/01/2021, 10:30 WIB
Foto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19. AFP PHOTO/JOHANNES EISELEFoto yang dirilis pada 23 Februari 2017 menunjukkan staf bekerja di kandang tikus (kanan) di dalam laboratorium P4 di Wuhan, China. Media China menawarkan tayangan sekilas mengenai laboratorium yang dituding sebagai pusat menyebarnya Covid-19.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Sebuah penelitian yang ditebritkan dalam jurnal The Lancet menemukan bahwa gejala Covid-19 dapat bertahan hingga enam bulan.

Penelitian dilakukan dengan mengamati beberapa orang, yang termasuk kelompok awal terinfeksi virus corona di rumah sakit di Wuhan, China.

Studi berfokus pada 1.733 orang positif Covid-19 yang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Wuhan dari Januari hingga Mei.

Baca juga: Simak 3 Gejala Baru Covid-19, dari Anosmia hingga Parosmia

Sekitar tiga perempat pasien melaporkan gejala yang menetap selama enam bulan setelah diagnosis awal.

Sementara itu, sebanyak 63 persen dari sampel mengungkapkan masih mengalami kelelahan atau kelemahan otot, sebanyak 23 persen masih merasakan kecemasan atau depresi, dan 26 persen kesulitan tidur.

"Analisis kami menunjukkan sebagian besar pasien terus hidup dengan setidaknya beberapa efek virus, setelah meninggalkan rumah sakit," kata seorang penulis studi dan wakil direktur dari Pusat Penyakit Pernapasan di Rumah Sakit Persahabatan China-Jepang di Beijing, Dr Bin Cao seperti dikutip dari NBC News, 9 Januari 2021.

Baca juga: Berikut Kelompok yang Tidak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Penyakit Endemik di Indonesia, dari Malaria, DBD hingga TBC

5 Penyakit Endemik di Indonesia, dari Malaria, DBD hingga TBC

Tren
Setahun Corona di Indonesia, Ini Cara Seniman Bertahan di Masa Pandemi

Setahun Corona di Indonesia, Ini Cara Seniman Bertahan di Masa Pandemi

Tren
Setahun Covid-19 dan Membatasi yang Merusak Kehidupan Kita

Setahun Covid-19 dan Membatasi yang Merusak Kehidupan Kita

Tren
Gunung Sinabung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai Setinggi 5.000 Meter

Gunung Sinabung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai Setinggi 5.000 Meter

Tren
Update Corona di Dunia 2 Maret: 10 Negara Kasus Tertinggi | WHO Jelaskan Penyebab Peningkatan Kasus

Update Corona di Dunia 2 Maret: 10 Negara Kasus Tertinggi | WHO Jelaskan Penyebab Peningkatan Kasus

Tren
Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini agar Bakteri Tak Berkembang di Kulkas

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini agar Bakteri Tak Berkembang di Kulkas

Tren
[HOAKS] Gibran Akan Bangun Disneyland di Simpang Komplang Solo

[HOAKS] Gibran Akan Bangun Disneyland di Simpang Komplang Solo

Tren
Setahun Pandemi Corona di Indonesia, Ini 5 Tempat yang Disebut 80 Persen Rawan Penularan Virus

Setahun Pandemi Corona di Indonesia, Ini 5 Tempat yang Disebut 80 Persen Rawan Penularan Virus

Tren
Setahun sejak Kasus Corona Pertama, Ini Kondisi Pandemi di Indonesia

Setahun sejak Kasus Corona Pertama, Ini Kondisi Pandemi di Indonesia

Tren
[POPULER TREN] Ramai 'Kamu Belum Berhasil' di Dashboard Prakerja | WHO Ingatkan Corona Bisa Jadi Endemik

[POPULER TREN] Ramai "Kamu Belum Berhasil" di Dashboard Prakerja | WHO Ingatkan Corona Bisa Jadi Endemik

Tren
Simak, Ini Perbedaan Kuota Gratis Kemendikbud Tahun 2020 dan 2021

Simak, Ini Perbedaan Kuota Gratis Kemendikbud Tahun 2020 dan 2021

Tren
Menkes Terbitkan Aturan Vaksin Mandiri, Ini Bedanya dengan Vaksinasi Prioritas Pemerintah

Menkes Terbitkan Aturan Vaksin Mandiri, Ini Bedanya dengan Vaksinasi Prioritas Pemerintah

Tren
WHO Sebut Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Endemik, Ini Bedanya dengan Epidemi, dan Pandemi

WHO Sebut Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Endemik, Ini Bedanya dengan Epidemi, dan Pandemi

Tren
Kakao M Vs Spotify, Kekecewaan Artis Korea, dan Respons Penggemar KPop

Kakao M Vs Spotify, Kekecewaan Artis Korea, dan Respons Penggemar KPop

Tren
Dua Bir Ini Banyak Dicari, Tak Memabukkan, Justru Menyehatkan

Dua Bir Ini Banyak Dicari, Tak Memabukkan, Justru Menyehatkan

Tren
komentar
Close Ads X