Alat Penyimpanan Rusak, 300 Dosis Vaksin Pfizer di AS Tak Dapat Digunakan

Kompas.com - 15/01/2021, 17:06 WIB
Pfizer mengatakan bahwa 99 persen protein dalam varian baru virus masih sama. (AP: Mike Morones) AP/MIKE MORONES via ABC INDONESIAPfizer mengatakan bahwa 99 persen protein dalam varian baru virus masih sama. (AP: Mike Morones)

KOMPAS.com - Sebanyak 300 dosis vaksin virus corona dari Pfizer yang disimpan Departemen Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Pueblo (PPHE) tak dapat lagi digunakan setelah alat penyimpanannya tak berfungsi.

Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Departemen Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Colorado, Amerika Serikat (CDPHE).

“Tujuan negara adalah menggunakan setiap vaksin yang tersedia. Mengakui bahwa keadaan darurat mungkin jarang terjadi dalam proses distribusi,” kata juru bicara CDPHE dikuttip dari KDVRRabu (13/1/2021).

Saat ini tengah diselidiki untuk memastikan tanggal atau sejak kapan vaksin tersebut rusak.  

Di Colorado, saat ini telah disuntikkan lebih dari 253.000 dosis vaksin.

Vaksin Pfizer merupakan vaksin yang memerlukan penyimpanan pada suhu sekitar minus 75 derajat celcius.

Suhu ini sekitar 50 derajat lebih dingin daripada vaksin lain.

Baca juga: [HOAKS] Produk Vaksin Covid-19 Pfizer dalam Bentuk Vape

Suhu tersebut sama dengan suhu terendah di antartika dan jauh lebih dingin dibandingkan mesin pendingin apa pun.

Suhu yang dibutuhkan untuk vaksin Pfizer lebih dingin dari kulkas pada umumnya.

Umumnya, kulkas memiliki suhu minus maksimal 20 derajat celcius. Suhu ini bisa menjaga es krim tetap dingin, tetapi tidak beku menjadi balok.

Sementara, suhu minus 70 derajat adalah suhu yang cukup dingin untuk membekukan es krim dan mengubahnya menjadi balok

Mengutip, Time, jika disimpan pada suhu minus 70 derajat, vaksin Pfizer bisa bertahan enam bulan.

Vaksin harus disimpan dalam suhu sedemikian dingin karena dibuat menggunakan materi genetik yang disebut dengan mRNA.

Jika tidak disimpan pada suhu dingin, mRNA akan rusak.

Baca juga: Kematian Akibat Overdosis di Amerika Serikat Meningkat Selama Pandemi Covid-19 

Diberitakan sebelumnya, vaksinasi Covid-19 di Amerika Serikat dimulai pada 14 Desember 2020.

Pada tahap awal, tenaga kesehatan dan penghuni panti jompo untuk mendapatkan prioritas sebagai penerima vaksin.

Pfizer sendiri mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Desember 2020.

Otorisasi penggunan darurat ini berarti vaksin mendapatkan otoritas khusus dari FDA untuk dipakai selama keadaan darurat. 

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Memahami Efikasi pada Vaksin


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X