Lava Pijar Mulai Terlihat, Kenapa Status Gunung Merapi Masih Siaga?

Kompas.com - 09/01/2021, 17:05 WIB
Guguran lava pijar di Gunung Merapi, Rabu (6/1/2021) pukul 00.00. Magma IndonesiaGuguran lava pijar di Gunung Merapi, Rabu (6/1/2021) pukul 00.00.

KOMPAS.com – Gunung Merapi terus menunjukkan peningkatan aktivitas.

Sebelumnya, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida menyampaikan bahwa Gunung Merapi sudah memasuki fase erupsi 2021.

Hanik menyebut munculnya lava pijar yang mulai terlihat pada Senin, 4 Januari 2021 lalu menandai mulai masuknya fase erupsi awal.

Baca juga: Gunung Merapi Muntahkan Lava Pijar dan Trending di Twitter, Sudahkah Masuk Fase Erupsi?

Sementara itu, menurut laporan BPPTKG pada pengamatan Sabtu (9/1/2021) pukul 06.00-12.00 WIB, Gunung Merapi dilaporkan menunjukan guguran lava sebanyak 7 kali dengan jarak luncur 600 meter ke arah hulu kali krasak.

Adapun awan panas guguran teramati 1 kali dengan jarak luncur 600 meter arah hulu Kali Krasak.

Pengamatan visual menunjukkan adanya asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Meskipun menunjukkan peningkatan aktivitas, saat ini status Gunung Merapi masih berstatus Level III (Siaga).

Baca juga: Mengenal Sabo Dam, Solusi Penanggulangan Banjir Lahar Gunung Merapi...

Lantas, mengapa status Gunung Merapi tidak tidak naik menjadi Level IV (Awas)?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X