Epidemiolog: Yang Terjadi Saat Ini Akumulasi Pilkada, Liburan Nataru, Istilahnya "Panen" Kasus

Kompas.com - 07/01/2021, 15:30 WIB
Petugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPetugas memakamkan jenazah suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Jumat (3/4/2020). Hingga hari ini, total ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Sebanyak 181 orang meninggal dan 134 orang sembuh.

KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Indonesia semakin menanjak. Pada Rabu (6/1/2020), kasus harian bahkan dilaporkan 8.854 kasus, angka tertinggi sejak kasus pertama dilaporkan pada awal Maret 2020.

Dengan peningkatan kasus yang semakin tak terkendali, akan diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat pada 11-25 Januari 2021.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto.

Pembatasan akan diterapkan di Jawa dan Bali

Baca juga: Pembatasan Kegiatan PSBB Jawa-Bali, Ini Kriteria dan Daftar Daerahnya 

"Panen" kasus karena pilkada, libur Natal, dan tahun baru

Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan, pembatasan kegiatan di masyarakat memang harus segera dilakukan.

Menurut dia, keputusan ini seharusnya bisa dilakukan lebih cepat. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini kan terlambat, seharusnya pemerintah itu bisa antisipasi akan ada kenaikan kasus," ujar Pandu kepada Kompas.com, Kamis (7/1/2021).

Pandu menyebutkan, ia telah memprediksi akan terjadi peningkatan kasus yang signifikan pada akhir Desember 2020 hingga awal Januari 2021.

Hal ini juga menyebabkan kapasitas pada fasilitas layanan kesehatan meningkat melebihi kemampuan rumah sakit.

Akan tetapi, ia menggarisbawahi, pemerintah tak melakukan antisipasi dengan membiarkan momentum yang menimbulkan potensi lonjakan kasus tetap terjadi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.