[HOAKS] Relawan Vaksin Sinovac di Brasil Meninggal Dunia

Kompas.com - 06/01/2021, 20:00 WIB
Ilustrasi hoaks KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMOIlustrasi hoaks
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah informasi yang menyebut relawan pertama uji klinis vaksin Sinovac di Brasil meninggal dunia, menyebar melalui media sosial Facebook. 

Relawan yang disebut meninggal adalah seorang perempuan berprofesi sebagai perawat bernama Fabiana Souza.

Namun setelah dilakukan penelusuran, informasi itu tidak dapat dibuktikan atau hoaks.

Narasi yang beredar

Akun Facebook Rizkiiskandar pada Selasa (5/1/2021) mengunggah sebuah tautan berisi informasi adanya relawan vaksin Covid-19 yang meninggal usai menjadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin tersebut.

Tautan artikel itu berasal dari alamat oposite.wordporess.com dan berjudul "Penerima perdana suntikan vaksin covid 10 sinovac cina, meninggal dunia".

Tangkapan layar unggahan Facebook yang menyebarkan informasi relawan pertama vaksin sinovac meninggal dunia.Facebook Tangkapan layar unggahan Facebook yang menyebarkan informasi relawan pertama vaksin sinovac meninggal dunia.

Setelah tautan tersebut dibuka, terdapat nama pemilik dari laman blog tersebut yang ternyata sama dengan nama akun Facebook yang mengunggahnya, yakni Rizki Iskandar.

Berikut ini narasi lengkap dari artikel di laman blog tersebut:

Penerima perdana suntikan vaksin covid 19 sinovac cina,meninggal dunia
05/01/2021 oleh rizki iskandar

Pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza menerima vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan, meninggal dunia.

SRIPOKU.COM, SWISS-Virus; corona atau Covid-19 benar-benar membuat berbagai negara kewalahan.

Kini vaksin covid-19 sinovac asal cina yg dianggap menjadi solusi untuk melawan virus corona sudah tersebar ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Vaksin sinovac cina ini sangat berbahaya, reaksi senyawa nya akan memicu virus membuat antibody nya sendiri, membelah diri menjadi senyawa kimia virus baru yang lebih banyak dan semakin ganas. Gagalnya uji klinis vaksin sinovac cina dibuktikan dengan digagalkannya penggunaan vaksin cina tersebut diberbagai negara didunia,termasuk cina yang telah membeli jutaan dosis vaksin dari Jerman yang telah terbukti aman dan di akui WHO,padahal cina sendiri sudah memproduksi sinovac dalam jumlah yang cukup besar. Kenapa tidak digunakan untuk negaranya sendiri?Tentu Cina lebih paham dan tau alasannya tentang vaksin ciptaannya dan kenapa memutuskan untuk lebih baik menggunakan vaksin buatan Jerman. Lalu barang sampah tersebut mau dikemanakan? Dibuang? Cina boleh dibilang negara Asia yang terkuat ekonominya untuk sekarang ini,namun sejak adanya dampak virus asal Wuhan tersebut,perekonomian cina pastinya turun drastis. Cina adalah negara yang sangat menjunjung tinggi prinsip prinsip ekonomi, oleh sebab itu untuk mengurangi kerugian biaya riset vaksin gagal tersebut, vaksin diobral dengan harga murah kenegara negara yang mau menerimanya termasuk Indonesia.

Melengkapi tulisannya, penulis pun menggunakan sebuah foto yang menampilkan perempuan tengah menerima suntikan dari petugas medis.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X