TNI AD Buka Rekrutmen Taruna Akmil, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Kompas.com - 05/01/2021, 08:15 WIB
Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman di tengah-tengah mengajar menembak para taruna Akmil, Agustus 2019. Dokumentasi Penhumas AkmilMayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman di tengah-tengah mengajar menembak para taruna Akmil, Agustus 2019.

KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) kembali membuka rekrutmen anggota TNI untuk tahun 2021.

Selain membuka rekrutmen Tamtama dan Bintara, TNI AD juga membuka rekrutmen Taruna Akmil untuk lulusan SMA/MA.

Pendaftaran bisa dilakukan mulai 1 Januari sampai dengan 25 April 2021. Melansir laman Rekrutmen TNI AD, terdapat beberapa persyaratan.

Baca juga: Simak, Ini Fasyankes dan Syarat Agar Bisa Melakukan Vaksinasi Covid-19

Persyaratan umum

Persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

1. Warga Negara Indonesia;

2. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945;

4. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 1 Agustus 2021;

5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia (dilengkapi pada saat calon mengikuti pemeriksaan psikologi);

6. Sehat jasmani dan rohani; dan

7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Baca juga: Login portal.ltmpt.ac.id, Simak Cara Registrasi Akun LTMPT SNMPTN 2021

Persyaratan lain

1. Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

2. Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:

  • Lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00;
  • Lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 47,50; dan
  • Lulusan SMA/MA tahun 2020, program IPA nilai rata-rata raport semester I s.d VI terdiri dari mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika minimal 70 dan tidak ada nilai di bawah 60.
  • Lulusan SMA/MA tahun 2021, program IPA nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.

3. Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

Baca juga: 4 Fakta Seputar Bansos di 2021 yang Sudah Mulai Disalurkan Pemerintah

4. Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahun setelah selesai pendidikan pertama.

5. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.

6. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

7. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

  • Administrasi;
  • Kesehatan;
  • Jasmani;
  • Mental ideologi;
  • Psikologi; dan
  • Akademik.

Persyaratan tambahan

1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.

2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.

Baca juga: Izin Vaksin Covid-19 Belum Keluar tapi Sudah Mulai Didistribusikan, Ini Kata BPOM

3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

5. Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Adapun tempat informasi dan pendaftarannya yaitu sebagai berikut:

  • KODAM I/BB
  • KODAM II/SWJ
  • KODAM III/SLW
  • KODAM IV/DIP
  • KODAM V/BRW
  • KODAM VI/MLW
  • KODAM IX/UDY
  • KODAM XII/TPR
  • KODAM XIII/MDK
  • KODAM XIV/HSN
  • KODAM XVI/PTM
  • KODAM XVII/CEN
  • KODAM XVIII/KSR
  • KODAM JAYA JAKARTA
  • KODAM IM BANDA ACEH.

Baca juga: Kemenag Buka Beasiswa di MAN hingga Lulus Sekolah

Setelah pendaftaran ditutup pada 25 April 2021, daftar ulang dan validasi dijadwalkan akan dilangsungkan pada 26 April sampai 7 Mei 2021.

Kemudian ada pengecekan awal pada 31 Mei hingga 11 Juni 2021. Adapun parade dan pengumuman akan dilaksanakan pada 14 Juni 2021.

Lalu RIK/Uji TK. Panda akan dilaksanakan pada 21 sampai 27 Juni 2021. Sedangkan pengumuman Panda akan diumumkan pada 29 Juni 2021.

Jadwal selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Calon tiba di panpus: 6 Juli 2021
  • Arahan Aspers: 7 Juli 2021
  • RIK/Uji TK. Pusat: 8-19 Juli 2021
  • Pengumuman: 29 Juli 2021
  • Pembukaan pendidikan: 1 Agustus 2021.

Cara pendaftaran

Lalu bagaimana cara pendaftarannya?

Calon mendaftar Online Taruna Akmil melalui website penerimaan prajurit TNI yaitu di alamat http://rekrutmen-tni.mil.id sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Setelah itu cetak print out formulir pendaftaran lalu datang ke Ajendam/Rem terdekat untuk melaksanakan daftar ulang (di luar tanggal yang telah ditentukan adalah tidak sah).

Baca juga: Apa Itu Seaglider, Kendaraan Bawah Air yang Ditemukan Nelayan di Selayar?

Bagi calon yang belum memahami cara mendaftar melalui Online dapat langsung datang ke tempat pendaftaran untuk mendapatkan penjelasan dari petugas pendaftaran bagaimana cara mendaftar dengan membawa persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam laman tersebut juga diingatkan bahwa selama proses penerimaan berlangsung, calon tidak dipungut biaya apapun.

Jika ada yang mengatasnamakan panitia untuk membayar sejumlah uang untuk ditransfer, itu sudah pasti penipuan.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.