Kompas.com - 04/01/2021, 07:32 WIB
Bonay, Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bukit Duri membuat mural bertemakan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Kamis (27/8/2020), diketahui total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 162.884 orang sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. KRISTIANTO PURNOMOBonay, Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bukit Duri membuat mural bertemakan Covid-19 di kawasan Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020). Berdasarkan data pemerintah hingga pukul 12.00 WIB, Kamis (27/8/2020), diketahui total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 162.884 orang sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

KOMPAS.com - Memasuki tahun 2021, hampir setahun pandemi virus corona terjadi, belum ada tanda-tanda penyebarannya melandai.

Di Indonesia, bahkan angka kasus terus menunjukkan kenaikan, dengan jumlah kasus harian yang lebih dari 7.000 kasus.

Salah satu upaya pengendalian yang akan dilakukan pada tahun ini adalah vaksinasi COvid-19 yang tahap awal akan diberikan kepada penerima yang masuk dalam kelompok prioritas.

Rencananya, vaksinasi akan mulai dilakukan pada Januari 2021.

Pemerintah menggratiskan vaksin virus corona untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Apakah vaksinasi cukup untuk mengendalikan penyebaran virus corona? Bagaimana agar lebih terkendali pada tahun ini?

Baca juga: Arab Saudi Cabut Larangan Penerbangan, Jemaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atur mobilitas secara terukur

Epidemiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad mengatakan, penyebaran virus corona dapat terkendali jika pemerintah dan masyarakat dapat menghentikan mobilitas penduduk secara terukur.

"Lakukan kebijakan work from home, school from home, dan pray from home. Larang kegiatan yang menyebabkan kerumunan," ujar Riris saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1/1/2021).

Selain itu, menurut dia, pemerintah harus memastikan tingkat penerimaan masyarakat yang tinggi dalam vaksinasi.

Tetap terapkan 3M

Sementara itu, pakar epidemiologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Bayu Satria Wiratama mengatakan, infeksi virus corona dapat dikendalikan jika menggunakan strategi 3M ditambah dengan vaksinasi.

Menurut dia, proses vaksinasi saja tidak akan berhasil jika tidak disiplin menerapkan langkah 3M.

Tiga M adalah mengenakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun, serta menjaga jarak/menjauhi kerumunan.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.