Pfizer Tawarkan Vaksin Covid-19 kepada Relawan yang Mendapat Plasebo

Kompas.com - 02/01/2021, 16:45 WIB
Kanada telah mendapatkan cukup vaksin untuk memvaksinasi seluruh penduduknya sebanyak lima kali. REUTERS via BBC INDONESIAKanada telah mendapatkan cukup vaksin untuk memvaksinasi seluruh penduduknya sebanyak lima kali.

KOMPAS.com - Pfizer dan mitranya BioNTech, berencana memberi relawan yang mendapat plasebo saat uji klinis untuk mendapatkan dosis pertama vaksin pada 1 Maret 2021.

Pfizer dan BioNTech menyatakan, opsi transisi vaksin memungkinkan semua relawan yang berusia 16 tahun ke atas untuk mengetahui apakah mereka diberi plasebo atau tidak.

"Dan bagi peserta yang mengetahui bahwa mereka menerima plasebo, memiliki opsi menerima vaksin saat uji klinis dengan tetap dalam penelitian," kata perusahaan dikutip dari Reuters, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: WHO Izinkan Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Penggunaan Darurat, seperti Apa Penjelasannya?

Apa itu plasebo?

Melansir Kompas.com, (16 /1/2014), plasebo adalah zat yang terlihat menyerupai obat, tetapi sebenarnya netral dan tidak memiliki efek sama sekali.

Dalam dunia medis, plasebo lebih sering digunakan dalam penelitian sebagai pembanding untuk mengetahui potensi suatu obat.

Bentuk plasebo tidak sebatas pil yang ditelan, namun dapat juga berupa suntikan. Bisa saja "obat" plasebo yang disuntikkan hanyalah air steril biasa.

Relawan uji klinis yang menerima plasebo akan mendapatkan 2 dosis vaksin yang sebelumnya disediakan.

"Dokter akan mengikuti panduan terbaru dari CDC AS dan otoritas kesehatan setempat mereka untuk menawarkan opsi transisi vaksin kepada relawan dengan cara yang diprioritaskan," tulis Pfizer-BioNTech.

Ditolak FDA

Namun, rencana itu ditolak Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS dan panel penasihat luar Pfizer-BioNTech.

Sebab hal itu dinilai dapat mempersulit pengumpulan data tentang keamanan dan efektivitas vaksin yang diperlukan untuk mendapatkan izin penuh FDA.

Baca juga: Melihat Efektivitas Vaksin Covid-19 yang Telah Diumumkan, dari Pfizer-BioNTech hingga Sinovac

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Hal yang Harus Dilakukan Saat Anggota Keluarga Terinfeksi Covid-19

9 Hal yang Harus Dilakukan Saat Anggota Keluarga Terinfeksi Covid-19

Tren
Mencicipi Masakan Saat Puasa, Batalkah Puasanya?

Mencicipi Masakan Saat Puasa, Batalkah Puasanya?

Tren
Meninggal Dunia, Berikut Profil Adiguna Sutowo

Meninggal Dunia, Berikut Profil Adiguna Sutowo

Tren
Pengusaha Sekaligus Mertua Dian Sastro, Adiguna Sutowo Meninggal Dunia

Pengusaha Sekaligus Mertua Dian Sastro, Adiguna Sutowo Meninggal Dunia

Tren
Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Cangkang Telur untuk Suplemen Kalsium

Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Cangkang Telur untuk Suplemen Kalsium

Tren
Ingin Rambut Hitam Berkilau? Cobalah Keramas Menggunakan Kopi Wangi

Ingin Rambut Hitam Berkilau? Cobalah Keramas Menggunakan Kopi Wangi

Tren
Mengenang Albert Einstein dan Perjalanan Hidupnya...

Mengenang Albert Einstein dan Perjalanan Hidupnya...

Tren
Konsumsi Obat Mag Setiap Hari Selama Puasa, Perhatikan Saran Dokter Ini

Konsumsi Obat Mag Setiap Hari Selama Puasa, Perhatikan Saran Dokter Ini

Tren
Viral, Video Ikan Cupang Terkena Sisik Nanas, Apa Penyebab dan Bagaimana Mengobatinya?

Viral, Video Ikan Cupang Terkena Sisik Nanas, Apa Penyebab dan Bagaimana Mengobatinya?

Tren
3 Persoalan Seputar BLT UMKM dan Solusinya

3 Persoalan Seputar BLT UMKM dan Solusinya

Tren
Masjid Jogokariyan Yogyakarta Buka Layanan GeNose, Ini Jadwal dan Tarifnya

Masjid Jogokariyan Yogyakarta Buka Layanan GeNose, Ini Jadwal dan Tarifnya

Tren
UPDATE Corona 18 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | Kabar Baik, Pasien Covid-19 di Perancis Menurun

UPDATE Corona 18 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | Kabar Baik, Pasien Covid-19 di Perancis Menurun

Tren
Sebelum Kartini Ada Ratu Kalinyamat, Perempuan Tangguh dan Visioner dari Jepara

Sebelum Kartini Ada Ratu Kalinyamat, Perempuan Tangguh dan Visioner dari Jepara

Tren
[POPULER TREN] Kronologi Penganiayan Perawat Siloam Sriwijaya | Deretan Aset Keluarga Cendana yang Disita Negara

[POPULER TREN] Kronologi Penganiayan Perawat Siloam Sriwijaya | Deretan Aset Keluarga Cendana yang Disita Negara

Tren
Update 11 Daerah Zona Merah dan 8 Daerah yang Tak Memiliki Kasus Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Update 11 Daerah Zona Merah dan 8 Daerah yang Tak Memiliki Kasus Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Tren
komentar
Close Ads X