Kompas.com - 02/01/2021, 11:05 WIB
Hoaks aplikasi Peduli Lindungi rawan pishing dan malware Kementerian KominfoHoaks aplikasi Peduli Lindungi rawan pishing dan malware
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Sebuah pesan beredar di aplikasi WhatsApp menyebutkan bahwa aplikasi Peduli Lindungi yang dibuat pemerintah rawan phishing dan malware.

Phishing merupakan salah satu penipuan lewat internet untuk mencuri data-data pribadi, sementara malware adalah perangkat lunas yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer, server, atau jaringan komputer.

Pesan tersebut melarang penerima membuka aplikasi Peduli Lindungi, dikarenakan rawan pencurian data HP, terlebih yang berhubungan dengan mobile banking.

Baca juga: Penerima Vaksin Covid-19 Gratis Dapat Dilihat di Link Peduli Lindungi, Ini Cara Mengeceknya...

Di dalam pesannya juga disertakan sebuah link, dengan terdapat kata "Aplikasi Edukasi Corona Kemenkominfo Rawan Phishing, Malware".

Sementara itu, terdapat beberapa penerima pesan tersebut yang menanyakan kebenaran dari informasinya, salah satunya melalui media sosial Twitter yang ditujukan ke akun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), @kemkominfo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut salah satunya:

"pedulilindungi.id/cek-nik Link diatas masuk malware/pishing? Isi NIK ada yg kesedot saldonya? Mohon klarifikasinya," tulis salah satu akun.

Baca juga: Hacker asal Sleman Raup Rp 31,5 Miliar dengan Meretas Perusahaan di AS

Aplikasi Peduli LindungiTwitter Aplikasi Peduli Lindungi

Baca juga: [Hoaks] Ratusan Lowongan Kerja untuk SMP dan SMA di Transjakarta

Penelusuran Kompas.com:

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa aplikasi Peduli Lindungi rawan phishing dan malware tidak benar atau hoaks.

Dilansir dari laman resmi Kominfo, aplikasi Peduli Lindungi disebutkan sangat aman dari phishing dan malware

Aplikasi Peduli Lindungi dapat diunduh melalui App Store dan PlayStore.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.