Kompas.com - 30/12/2020, 07:31 WIB
Ilustrasi hoaks. ThinkstockIlustrasi hoaks.
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Tersiar informasi di media sosial bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak memiliki ijazah SMA.

Informasi itu beredar setelah Yaqut Cholil Qoumas ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi menteri agama pada Selasa (22/12/2020).

Informasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tidak memiliki ijazah SMA tidak benar.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu menyelesaikan pendidikan di SMAN II Rembang.

SMA Negeri 2 Rembang juga menyatakan bahwa Gus Yaqut adalah alumnus dari sekolah itu pada 1993.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Narasi yang Beredar

Sebuah akun Facebook mengedarkan narasi mengenai Menteri Agama tidak memiliki ijazah SMA. Posting tersebut dilayangkannya pada Kamis (24/12/2020), yang berarti merujuk pada menteri agama yang baru dilantik Presiden Jokowi, yakni Yaqut Cholil Qoumas.

Dalam statusnya, akun itu terkesan menantang Menteri Agama untuk menunjukkan ijazah SMA-nya. Berikut isi lengkap status itu:

"berani tidak menag tunjukan ijazah SMA nya? kami sangat yakin lima juta persen tidak akan pernah berani karena tidak punya ijazah sma
????????????"

Status Facebook keliru berisi Menteri Agama tidak memiliki ijazah SMA. Facebook Status Facebook keliru berisi Menteri Agama tidak memiliki ijazah SMA.

Penjelasan

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyelesaikan pendidikan di SMAN II Rembang pada 1993. Sebelumnya, ia merampungkan pendidikannya di SDN Kutoharjo pada 1987 dan di SMPN II Rembang pada 1990.

Selepas SMA, pria yang akrab dipanggil Gus Yaqut itu menjadi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia (UI).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.