Tahun Depan Harga Makin Meroket, Simak Lagi 10 Bahaya Merokok bagi Kesehatan

Kompas.com - 28/12/2020, 06:30 WIB
Ilustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau. SHUTTERSTOCK/Maren WinterIlustrasi rokok tembakau, konsumsi tembakau.

KOMPAS.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani telah mengumumkan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 12,5 persen pada tahun 2021 mendatang.

Dengan naiknya cukai rokok ini, pemerintah berharap ada tambahan penerimaan negara dalam APBN 2021.

Kenaikan ini terdiri dari industri yang memproduksi sigaret putih mesin (SPM) golongan I 18,4 persen, sigaret putih mesin golongan II A 16,5 persen, dan sigaret putih mesin IIB 18,1 persen.

Selanjutnya, sigaret kretek mesin (SKM) golongan I 16,9 persen, sigaret kretek mesin II A 13,8 persen, dan sigaret kretek mesin II B 15,4 persen.

Kemudian tidak ada kenaikan tarif cukai untuk segmen sigaret kretek tangan (SKT).

"Kita akan menaikkan cukai rokok dalam hal ini sebesar 12,5 persen," ujar Sri Mulyani dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari pemberitaan Kompas.com pada Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Harga Rokok Naik, Apakah Bisa Menghentikan Kebiasaan Merokok?

Selain harganya yang akan melonjak, masyarakat juga perlu mewaspadai bahaya merokok bagi kesehatan. 

Apa saja bahaya merokok bagi kesehatan?

Dampak rokok

Dilansir dari Medical News Today, merokok dapat menimbulkan banyak efek buruk bagi tubuh, dan di antaranya dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), merokok meningkatkan risiko kematian dari semua penyebab, tidak hanya yang terkait dengan penggunaan tembakau.

Merokok mempengaruhi sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem reproduksi, kulit, mata, dan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.

Baca juga: Berkendara Sambil Merokok Bisa Didenda Rp 750.000, Ini Dasar Hukumnya

Secara rinci, berikut efek merokok bagi kesehatan:

1. Merusak paru-paru

Merokok mempengaruhi kesehatan paru-paru karena seseorang menghirup tidak hanya nikotin tetapi juga berbagai bahan kimia tambahan.

Rokok bertanggung jawab atas peningkatan risiko kanker paru-paru secara substansial. Risiko ini 25 kali lebih besar untuk pria dan 25,7 kali lebih besar untuk wanita .

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X