[HOAKS] Presiden Jokowi Tolak Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19

Kompas.com - 26/12/2020, 14:31 WIB
Ilustrasi hoaks ShutterstockIlustrasi hoaks
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial Presiden Joko Widodo menolak menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19.

Narasi itu muncul di media sosial setelah vaksin Covid-19 asal China, Sinovac, mendarat di Indonesia pada 6 Desember 2020.

Narasi tersebut tidak benar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, ia akan menjadi orang pertama yang diberi vaksin Covid-19. Tujuannya, untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin virus corona aman digunakan.

Narasi yang Beredar

Akun Facebook ini pada Rabu (16/12/2020) melayangkan klaim mengenai Presiden Jokowi tidak mau divaksin lebih dulu.

Karena itu, perlu dipertanyakan program vaksinasi Covid-19 yang, menurut akun itu, terkesan dipaksakan untuk rakyat dan pemuka agama. Berikut isi statusnya:

"Bila Jokowi sendiri tidak mau divaksin duluan maka wajib dipersoalkan kenapa dan ada apa dibalik program vaksinasi covid 19 ini yg sangat terlihat dipaksakan untuk kalangan rakyat dan pemuka agama...!!!!!
Ayo dong jadi presiden itu wajib gentle.
Bila memang niat dan tujuannya baik maka buktikan dgn uji coba kepada diri sendiri dan kerabat dekatnya lebih dulu.
Kecuali memang ada NIATAN BUSUK dibaliknya."

Klaim mengenai Presiden Jokowi menolak disuntik vaksin lebih dulu juga diedarkan akun ini pada Senin (21/12/2020).

Status Facebook hoaks mengenai Presiden Jokowi menolak disuntik vaksin Covid-19 lebih dulu.Facebook Status Facebook hoaks mengenai Presiden Jokowi menolak disuntik vaksin Covid-19 lebih dulu.

Akun ini juga menarasikan hal serupa pada Sabtu (12/12/2020).

Penjelasan

Presiden Joko Widodo menegaskan, ia akan menjadi orang pertama yang diberi vaksin Covid-19. Menurutnya, hal ini untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin virus corona aman digunakan.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X