3 Vaksin Covid-19 Mendapat Persetujuan Darurat, Bagaimana Vaksin Lainnya?

Kompas.com - 20/12/2020, 16:45 WIB
Petugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/12/2020). Simulasi tersebut dilaksanakan agar petugas kesehatan mengetahui proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 yang direncanakan pada Maret 2021. ANTARA FOTO/Jojon/rwa. ANTARA FOTO/JOJONPetugas kesehatan menyuntikan vaksin COVID-19 saat simulasi pelayanan vaksinasi di Puskesmas Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/12/2020). Simulasi tersebut dilaksanakan agar petugas kesehatan mengetahui proses penyuntikan vaksinasi COVID-19 yang direncanakan pada Maret 2021. ANTARA FOTO/Jojon/rwa.

KOMPAS.com - Sejumlah negara mengalami lonjakan kasus virus corona Covid-19 jelang setahun berlangsungnya pandemi. 

Sebut saja Korea Selatan, Jepang, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya termasuk juga di Indonesia. 

Namun di tengah terus meningkatnya kasus Covid-19 di dunia, penelitian terkait vaksin Covid-19 juga terus berkembang dan membawa angin segar.

Ada vaksin yang telah mendapatkan persetujuan darurat, penggunaan terbatas, dan penggunaan awal. Meski begitu saat ini Indonesia belum mengeluarkan persetujuan darurat untuk vaksin manapun.

Baca juga: Vaksin Corona Sinovac Tiba di Indonesia, Ini Perbandingan Harganya dengan Vaksin Lainnya

Berikut ini beberapa status vaksin Covid-19 di dunia, dilansir The New York Times, Jumat (18/12/2020):

Persetujuan darurat:

1. Pfizer-BioNTech

Vaksin buatan Pfizer-BioNTech yang bernama BNT162b2 diklaim efektivitasnya mencapai 95 persen.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberikan persetujuan darurat (emergency use authorization) pada 11 Desember 2020 dan membuatnya menjadi vaksin virus corona pertama yang disetujui FDA.

Perusahaan farmasi Pfizer-BioNTech membuat vaksin berdasarkan pada molekul genetik yang disebut messenger RNA (mRNA). Selain itu Inggris juga memberi persetujuan darurat untuk vaksin ini pada 2 Desember 2020.

2. Moderna

Pada 18 Desember FDA memberikan izin penggunaan darurat (emergency use authorization) untuk vaksin buatan Moderna, yaitu mRNA-1273.

Vaksin yang diklaim memiliki efektivitas 94,5 persen itu juga dibuat dari mRNA.

Baca juga: Pemerintah Gratiskan Vaksin Covid-19, Ini Panduan Penerima Vaksin Pfizer-BioNTech

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X