Dari Sekian Jenis Tes Covid-19, Mana yang Paling Akurat?

Kompas.com - 19/12/2020, 12:33 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test Covid-19 terhadap warga yang berinteraksi dengan kerumunan massa di acara penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/11/2020). Dok Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten BogorSatuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test Covid-19 terhadap warga yang berinteraksi dengan kerumunan massa di acara penyambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/11/2020).

KOMPAS.com - Kasus penyebaran virus corona di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Meskipun pandemi sudah berjalan lebih dari 9 bulan, pemerintah pun belum ada tanda-tanda mampu mengendalikan penularannya.

Data pemerintah pada Jumat (18/12/2020) pukul 12.00 WIB memperlihatkan ada penambahan 6.689 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Kini total kasus virus corona di Indonesia mencapai 650.197, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.

Masyarakat pun dihadapkan pada beberapa pilihan tes untuk mengetahui hasil dari terkena tidaknya atau positif Covid-19.

Baca juga: Kasus Terus Menanjak, Ini 11 Gejala Infeksi Covid-19 yang Harus Diwaspadai

Lantas, tes jenis apakah yang memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi?

Dilansir dari Harvard Health Publishing (10/12/2020), tingkat akurasi dari tes yang menunjukkan hasil positif Covid-19 tidak hanya ditentukan oleh jenis tes yang diambil seseorang, tetapi juga durasi atau lama infeksi orang tersebut terpapar virus corona.

Terdapat istilah false-negative (hasil negatif palsu), yakni kondisi seseorang yang memiliki hasil positif, tetapi hasil yang ditunjukkan pada tes adalah negatif.

False-negative dapat terjadi sebanyak 20 persen, hasil tersebut dapat terjadi karena cara pengujian, kontaminasi pada laboratorium, waktu terkena paparan, dan alat uji atau tes. 

Baca juga: Ramai Topik soal Rapid Antigen, Apakah Sama dengan Swab Antigen?

Mengutip Khou (1/12/2020), terdapat dua jenis tes, pertama untuk mengetahui infeksi yang dimiliki seseorang.

Keduauntuk mengetahui riwayat seseorang yang pernah terpapar virus. 

Berikut berbagai jenis tes Covi-19 yang sering dipergunakan:

1. Tes antibodi (serologi)

Ilustrasi tes antibodi positif Covid-19, antibodi Covid-19 Ilustrasi tes antibodi positif Covid-19, antibodi Covid-19

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Terbaru Daerah yang Masuk Zona Merah dan Hijau Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Daftar Terbaru Daerah yang Masuk Zona Merah dan Hijau Covid-19 di Indonesia, Mana Saja?

Tren
Bansos Tunai Rp 300.000 Diperpanjang hingga Juni 2021, Ini Cara Cek Penerima di cekbansos.kemensos.go.id

Bansos Tunai Rp 300.000 Diperpanjang hingga Juni 2021, Ini Cara Cek Penerima di cekbansos.kemensos.go.id

Tren
Hari Ini dalam Sejarah: Puluhan Ribu Mahasiswa 'Menduduki' Gedung DPR/MPR

Hari Ini dalam Sejarah: Puluhan Ribu Mahasiswa "Menduduki" Gedung DPR/MPR

Tren
UPDATE Corona 19 Mei: 10 Negara Kasus Tertinggi | Pasien Covid-19 India Dirawat di Bawah Pohon

UPDATE Corona 19 Mei: 10 Negara Kasus Tertinggi | Pasien Covid-19 India Dirawat di Bawah Pohon

Tren
[POPULER TREN] Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong | Formasi CPNS dan PPPK Paling Banyak Dibutuhkan pada 2021

[POPULER TREN] Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong | Formasi CPNS dan PPPK Paling Banyak Dibutuhkan pada 2021

Tren
INFOGRAFIK: Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong

INFOGRAFIK: Cara Daftar Vaksinasi Gotong Royong

Tren
Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Formasi Apa yang Paling Banyak?

Jadwal Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Formasi Apa yang Paling Banyak?

Tren
Ternyata Begini Cara Astronot Mencuci Rambutnya di Luar Angkasa

Ternyata Begini Cara Astronot Mencuci Rambutnya di Luar Angkasa

Tren
Kajian Kemenkes: 2 Dosis Vaksin Sinovac Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 94 Persen

Kajian Kemenkes: 2 Dosis Vaksin Sinovac Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 94 Persen

Tren
Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Adakah Perubahan di Aplikasi?

Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo, Adakah Perubahan di Aplikasi?

Tren
Bagaimana Hamas Dapat Menembus Iron Dome Israel?

Bagaimana Hamas Dapat Menembus Iron Dome Israel?

Tren
Pendaftaran CPNS dan PPPK Dibuka 31 Mei, Ini Syarat dan Ketentuan Lengkapnya

Pendaftaran CPNS dan PPPK Dibuka 31 Mei, Ini Syarat dan Ketentuan Lengkapnya

Tren
Guru TK Nyaris Bunuh Diri karena Ditagih Pinjol, Ini Standar Penagihan Menurut OJK

Guru TK Nyaris Bunuh Diri karena Ditagih Pinjol, Ini Standar Penagihan Menurut OJK

Tren
Menyiasati Lemak Perut di Usia 40 Tahun ke Atas

Menyiasati Lemak Perut di Usia 40 Tahun ke Atas

Tren
Ini Perbedaan CPNS dan PPPK

Ini Perbedaan CPNS dan PPPK

Tren
komentar
Close Ads X