Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

FDA Amerika Serikat Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Corona Pfizer

Kompas.com - 12/12/2020, 12:30 WIB
Nur Rohmi Aida,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan darurat vaksin virus corona produksi Pfizer-BioNTech.

Otorisasi penggunan darurat ini berarti vaksin mendapatkan otoritas khusus dari FDA untuk dipakai selama keadaan darurat.

Untuk mendapatkan persetujuan penuh, vaksin harus mengantongi lisensi secara terpisah dari FDA.

"Otorisasi FDA untuk penggunaan darurat vaksin Covid-19 pertama merupakan tonggak penting dalam memerangi pandemi dahsyat ini yang telah memengaruhi begitu banyak keluarga di Amerika Serikat dan di seluruh dunia," kata Komisaris FDA Dr. Stephen Hahn dikutip dari CNN, Sabtu (12/12/2020).

Stephen menyebutkan, keputusan ini telah mengikuti proses tinjauan terbuka dan transparan yang mencakup masukan dari para pakar ilmiah dan kesehatan masyarakat independen.

Selain itu, telah dilakukan evaluasi menyeluruh oleh para ilmuwan untuk memastikan vaksin memenuhi standar ilmiah dari FDA terkait keamanan, efektivitas, dan kualitas produksi yang diperlukan.

Baca juga: Studi Terbaru Virus Corona: dari Gejala hingga Awal Mula Covid-19 di AS

Meski FDA sudah mengesahkan penggunaan darurat, sebelum vaksinasi dimulai, vaksin harus mendapat rekomendasi dari Komite Penasihat Imunisasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS(CDC).

Rencananya, CDC akan memberikan suaranya terkait rekomendasi itu pada Sabtu (12/12/2020).

Mengutip BBC, Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar, mengatakan, pengiriman vaksin akan dimulai setelah 24 jam keluarnya persetujuan.

Ia juga mengatakan, AS akan bekerja sama dengan Pfizer agar vaksin bisa diberikan kepada kelompok rentan pada Senin atau Selasa pekan depan.

Pfizer berencana menyiapkkan 6,4 juta dosis pada peluncuran pertama.

Vaksin Pfizer ini diperlukan dua kali penyuntikan per orang.

Baca juga: Selain Inggris, Berikut Negara yang Telah Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer

Untuk awal, dosis vaksin akan cukup bagi sekitar 3 juta orang. Sementara, jumlah penduduk AS sekitar 330 juta.

Pejabat federal di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan, 21 juta pekerja kesehatan harus diprioritaskan terlebih dahulu.

Selain itu, 3 juta lansia Amerika yang tinggal di rumah perawatan jangka panjang juga diharapkan mendapat prioritas.

Para pejabat AS menyebutkan, kelompok tak berisiko tinggi diharapkan mendapatkan vaksin pada musim semi 2021.

Sebelum AS, vaksin Pfizer telah mendapat persetujuan regulasi di Inggris, Kanada, Bahrain dan Arab Saudi.

Baca juga: Saat Enam Peserta Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer Meninggal Dunia...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

18 Tahun Silam Yogyakarta Diguncang Gempa M 5,9, Ribuan Orang Meninggal Dunia

18 Tahun Silam Yogyakarta Diguncang Gempa M 5,9, Ribuan Orang Meninggal Dunia

Tren
Apa yang Terjadi jika Tidak Membayar Denda Tilang Elektronik?

Apa yang Terjadi jika Tidak Membayar Denda Tilang Elektronik?

Tren
4 Pilihan Ikan Tinggi Seng, Bantu Cegah Infeksi Penyakit

4 Pilihan Ikan Tinggi Seng, Bantu Cegah Infeksi Penyakit

Tren
5 Update Pembunuhan Vina: Pegi Bantah Jadi Pelaku dan Respons Keluarga

5 Update Pembunuhan Vina: Pegi Bantah Jadi Pelaku dan Respons Keluarga

Tren
Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta untuk Hitung Uang Pesangon Pensiunan

Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta untuk Hitung Uang Pesangon Pensiunan

Tren
Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Apa Saja?

Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Apa Saja?

Tren
Air Rendaman dan Rebusan untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok Diminum Saat Cuaca Panas

Air Rendaman dan Rebusan untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok Diminum Saat Cuaca Panas

Tren
Prakiraan BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 27-28 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir pada 27-28 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] Taruna TNI Harus Pakai Seragam ke Mal dan Bioskop? | Apa Tugas Densus 88?

[POPULER TREN] Taruna TNI Harus Pakai Seragam ke Mal dan Bioskop? | Apa Tugas Densus 88?

Tren
Berencana Tinggal di Bulan, Apa yang Akan Manusia Makan?

Berencana Tinggal di Bulan, Apa yang Akan Manusia Makan?

Tren
Ustaz Asal Riau Jadi Penceramah Tetap di Masjid Nabawi, Kajiannya Diikuti Ratusan Orang

Ustaz Asal Riau Jadi Penceramah Tetap di Masjid Nabawi, Kajiannya Diikuti Ratusan Orang

Tren
Gratis, Ini 3 Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan Sesuai Perpres Terbaru

Gratis, Ini 3 Jenis Layanan yang Ditanggung BPJS Kesehatan Sesuai Perpres Terbaru

Tren
Respons Kemenkominfo soal Akun Media Sosial Kampus Jadi Sasaran Peretasan Judi Online

Respons Kemenkominfo soal Akun Media Sosial Kampus Jadi Sasaran Peretasan Judi Online

Tren
Ketahui, Ini 8 Suplemen yang Bisa Sebabkan Sakit Perut

Ketahui, Ini 8 Suplemen yang Bisa Sebabkan Sakit Perut

Tren
Batu Kuno Ungkap Alasan Bolos Kerja 3.200 Tahun Lalu, Istri Berdarah dan Membalsam Mayat Kerabat

Batu Kuno Ungkap Alasan Bolos Kerja 3.200 Tahun Lalu, Istri Berdarah dan Membalsam Mayat Kerabat

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com